oleh

Bupati Klaten dan Menko Airlangga Hadiri Sebaran Apem Tradisi Yaqowiyu 2026

-Budaya-29 views

INDONNESIANEWS (Klaten)–Oro-oro Sendang Klampeyan, kompleks Makam Ki Ageng Gribig di Jatinom, dipadati ribuan warga pada Jumat (31-7-2026) siang. Meski matahari terik, warga dari berbagai daerah tetap bertahan menunggu puncak Tradisi Yaqowiyu, yakni sebaran apem.

Rangkaian tradisi dimulai usai salat Jumat di Masjid Gedhe Jatinom. Dua gunungan berisi ribuan kue apem kemudian diarak menuju Siti Hinggil Oro-oro Sendang Klampeyan dengan pengawalan warga.

Usai doa bersama, ribuan keping apem langsung disebar ke tengah kerumunan. Selain dari bawah, penyebaran juga dilakukan dari dua menara di tengah lokasi. Tahun ini total apem yang terkumpul mencapai sekitar 65.000 keping, semuanya berasal dari sumbangan masyarakat.

Ketua Dewan Pembina P3KAG, Muhammad Daryanto menjelaskan tradisi ini sudah berlangsung lebih dari empat abad. Yaqowiyu merupakan warisan dakwah Ki Ageng Gribig, tokoh penyebar Islam era Mataram, yang diperingati setiap Bulan Sapar dalam kalender Jawa.

“Tradisi ini bukan sekadar perayaan tahunan, namun juga warisan dakwah yang diajarkan oleh Ki Ageng Gribig,” ungkap Daryanto.

Perayaan tahun ini dihadiri langsung Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo. Ia mendampingi Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto, serta jajaran Forkopimda Klaten dan perwakilan Keraton Kasunanan Surakarta.

Mas Hamenang menyebut perayaan Yaqowiyu 2026 terasa istimewa karena berdekatan dengan Hari Jadi Klaten ke-222. Ia mengajak masyarakat meneladani ajaran Ki Ageng Gribig tentang kebersamaan dan gotong royong. “Di momen ini kita tidak hanya merayakan sebaran apem, tapi bagaimana kita bisa meneladani sosok sang ulama yang mewariskan tradisi ini,” pungkasnya. (*/Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *