INDONNESIANEWS (Ngemplak, Boyolali)–BUMDes Pandeyan Boyolali menggelar acara Nyetel Bareng Miniatur Sound di area Car Free Day (CFD), Minggu (29-3-2026) pagi. Acara ini merupakan pembukaan kembali CFD setelah 1 bulan libur karena bulan suci Ramadhan.
Acara ini semakin meriah dengan penampilan Tiara Nada Orgen Tunggal dengan bintang tamu Korynnako dan sejumlah penyanyi top lain dari Solo Raya, yang menghibur ribuan pengunjung dari pagi sampai sore hari.
Hadir di acara itu Camat Ngemplak, Muhsoni, Kapus Ngemplak, Siti Zulaikha, dan Kades Pandeyan, Dwi Purboyono, SH., MH. Masyarakat desa Pandeyan dan luar desa Pandeyan mulai berdatangan di lokasi CFD sejak pukul 05.30 WIB.

CFD desa Pandeyan yang telah berjalan setahun lebih terlihat berbeda dari biasanya. Masyarakat datang untuk sekadar jalan-jalan, membeli berbagai jenis jualan pedagang, dan menikmati hiburan.
Panitia sengaja menggelar lomba “Nyetel Bareng” Miniatur Sound untuk mengawali hadirnya CFD desa Pandeyan agar meriah. Sound system milik peserta yang berasal dari seluruh Kabupaten Boyolali dihidupkan bersama-sama untuk mengiringi musik dangdut dari orgen tunggal.
Kades Pandeyan, Dwi Purboyono, SH., MH, mengatakan momentum dibukanya kembali CFD setelah 1 bulan penuh ditiadakan karena bulan puasa, menjadi waktu yang tepat bagi pejabat, Pemdes Pandeyan dan masyarakat untuk saling bermaaf-maafan, masih di dalam suasana Syawal Iedul Fitri 1447-H.
Kegiatan CFD Pandeyan kata dia bisa terlaksana berkat dukungan dan kerjasama semua pihak, mulai BUMDes, Linmas desa Pandeyan, tokoh masyarakat dan pekerja seni yang antusias ikut mendukung kegiatan di desa Pandeyan.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini akan kita jaga continue tiap minggu. Kemudian kami juga akan berupaya membuat even-even yang menarik sehingga ketika pengunjung hadir di CFD Pandeyan selain badannya sehat karena jalan-jalan 1km, juga merasa senang hatinya karena ada hiburan,” ujarnya.
Dwi Purboyono juga berharap CFD menjadi tempat bagi pedagang UMKM menjual produknya ke masyarakat sehingga bisa meningkatkan taraf hidup pedagang dan keluarganya.
“CFD saat ini spesial Syawal, karena hiburan 1 hari penuh mulai pagi sampai sore dan adanya lomba Sound yang diikuti 30 peserta dari Boyolali,” katanya.

Camat Ngemplak, Muhsoni mengatakan CFD Pandeyan sudah berjalan tahunan dan memberikan efek yang luar biasa. “CFD ini tidak hanya sekedar ajang untuk kegiatan ekonomi, orang berjual saja tapi ajang untuk berkreatifitas,” ujarnya.
Masyarakat dari berbagai daerah hadir untuk merayakan acara ini, menunjukkan betapa CFD Pandeyan telah menjadi acara yang sangat dinantikan.
CFD Pandeyan paket komplit, Insya Allah berjalan terus selamanya, bisa berjalan memberikan efek ekonomi, efek kegembiraan bagi masyarakat memberikan efek kreatifitas dan efek kesehatan bagi masyarakat,” tutup Muhsoni. (Oe)








Komentar