INDONNESIANEWS (Klaten)–Dinsos P3APPKB Klaten mengadakan Forum Perangkat Daerah (FPD) untuk menyusun rancangan rencana kerja (Renja) tahun 2027. Forum ini dipimpin Kepala Dinsos P3APPKB Klaten, Puspo Enggar Hastuti, dengan narasumber Yunanto Sinung Nugroho, Purwanto, dan Mitha dari Bapperida Klaten.
Puspo Enggar Hastuti menyatakan bahwa banyak persoalan di OPD yang memerlukan penanganan lintas sektoral, seperti pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS), pemberdayaan perempuan, dan pernikahan anak usia dini.
Sekretaris Dinsos P3APPKB Klaten, Yunanto Sinung Nugroho, menjelaskan bahwa tujuan FPD adalah untuk menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah dengan mengusulkan program dan kegiatan hasil musrenbang RKPD kabupaten dan kecamatan.
Isu-isu yang perlu mendapat perhatian meliputi penanganan PPKS, pelayanan kesejahteraan sosial inklusif, peran perempuan, perlindungan hak anak, dan peningkatan kualitas pembangunan keluarga.
Dinsos P3APPKB Klaten mengusulkan 15 program kerja tahun 2027, meliputi program penunjang urusan pemerintahan daerah, pemberdayaan sosial, rehabilitasi sosial, dan lain-lain.
Perwakilan Bapperida Klaten, Mitha, berharap OPD membahasnya dengan lintas stakeholder terkait sebelum melanjutkan ke Forum Musrenbang kabupaten.
Anggota Komisi IV DPRD Klaten, Purwanto, menyatakan bahwa DPRD memastikan program sesuai RPJMD dan RKPD, mengawasi kesesuaian antara perencanaan dan APBD, dan mencegah tumpang tindih program.
Forum ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan masyarakat di Klaten. (*/Oe)








Komentar