oleh

Dukung Gerakan Asri Presiden Prabowo, Forkopimcam Karanganom Klaten, Tertibkan Baliho di Pohon Ruas Jalan Koplak-Jeblog

-Daerah-31 views

INDONNESIANEWS (Klaten)–Pemerintah Kecamatan Karanganom, Klaten, menggelar aksi penertiban baliho dan spanduk liar di pohon sepanjang ruas Jalan Koplak, Andong hingga Jeblog, Jumat pagi. Tujuannya untuk mendukung Gerakan Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) Presiden Prabowo dan mengembalikan fungsi pohon sebagai peneduh dan paru-paru kota, bukan sebagai papan reklame.

Sebanyak 12 personel gabungan dikerahkan untuk penertiban. Mereka berasal dari Kecamatan Karanganom, Polsek Karanganom, dan Koramil Karanganom. Satu per satu baliho, spanduk, hingga poster yg dipaku atau diikat di batang pohon dicabuti petugas tanpa pandang bulu.

Camat Karanganom, Joko Handoyo, mengatakan aksi tersebut sudah jadi agenda rutin dua mingguan dan dimulai pukul 08.00 WIB dari pertigaan Jalan Koplak, lalu menyisir sampai Jeblog. “Ini bentuk komitmen kami menjaga lingkungan tetap asri dan indah, sesuai arahan Pak Presiden,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Menurut Joko, paku dan kawat yg menancap di pohon bisa melukai batang, membuat pohon rawan tumbang, dan merusak keindahan. Karena itu, pihaknya mengimbau warga dan sponsor agar memanfaatkan tempat reklame resmi dan tidak lagi mengorbankan pohon. “Kalau masih ada yg bandel pasang baliho di pohon, tim bapak-bapak siap menertibkan. Dua minggu sekali, bahkan seminggu sekali kalau perlu,” tegasnya.

Joko Handoyo berharap aksi ini membuat masyarakat makin sadar untuk tidak lagi menjadikan pohon sebagai papan reklame gratis. Jika tingkat pelanggaran menurun, frekuensi penertiban bisa dikurangi. Namun jika masih membandel, tim gabungan siap patroli lebih intens. “Penertiban ini sesuai Perda Kabupaten Klaten No.12 Tahun 2013,” paparnya.

Sementara itu, Gerakan Asri di Karanganom juga melibatkan kaum ibu. Puluhan ibu-ibu PKK dan ASN perempuan menggelar kerja bakti di halaman Kantor Kecamatan Karanganom setiap Jumat pagi. Mereka menyapu, mengepel, memilah sampah, dan menanam bunga di pot agar lingkungan kantor lebih resik dan nyaman.

Sinergi ini diharapkan menjadikan Karanganom sebagai percontohan kecamatan asri di Klaten. “Bapaknya beresin baliho di jalan, ibunya beresin kantor. Kalau kompak begini, Karanganom pasti makin ijo, resik, dan nyaman,” pungkas Joko.

Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sendiri adalah inisiatif nasional yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2026 untuk mengatasi masalah sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan teratur. Fokus utama program ini mencakup pengelolaan sampah berbasis teknologi, penataan ruang publik, dan proyek gentengisasi untuk memperindah permukiman. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *