oleh

Klaten-Gayo Lues Teken Kerja Sama Strategis, Bupati Hamenang Serahkan Bantuan Bencana Rp1 Miliar

-Daerah-163 views

INDONNESIANEWS (Klaten)–Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo ikut serta dalam momen penting penandatanganan kerja sama antar daerah senilai Rp1,06 triliun antara Pemprov Jawa Tengah dan Pemerintah Aceh. Acara tersebut digelar di Kantor Gubernur Aceh pada Kamis (23-4-2026) lalu. Kehadiran Klaten sekaligus memperkuat jejaring pembangunan lintas provinsi.

Di sela agenda utama, Bupati Klaten juga meneken kesepakatan khusus dengan Kabupaten Gayo Lues. Kerja sama antar kabupaten ini fokus pada pengembangan potensi unggulan daerah. Tiga sektor yang jadi prioritas adalah pariwisata dan budaya, industri UMKM, serta pertanian dan perkebunan. Langkah ini disebut sebagai wujud solidaritas antar daerah di Indonesia.

Mas Hamenang menegaskan bahwa Klaten berkomitmen memperluas kolaborasi demi kemajuan bersama. Selain tanda tangan kerja sama, Pemkab Klaten juga menyalurkan bantuan kemanusiaan lewat Korpri Peduli Bencana senilai Rp1 miliar untuk Gayo Lues yang sebelumnya dilanda banjir bandang dan longsor parah.

Dana bantuan itu akan digunakan untuk membangun kembali jembatan penghubung antar desa yang rusak agar ekonomi warga kembali pulih. Total bantuan yang digalang Korpri Klaten sendiri mencapai Rp2 miliar. Selain untuk Gayo Lues, sisanya akan dialokasikan ke wilayah lain di Sumatera yang juga terdampak bencana.

Dari Rp1 miliar yang diserahkan, diperkirakan cukup untuk membangun lima jembatan gantung dengan biaya sekitar Rp200 juta per unit. Bupati Hamenang berharap bantuan tersebut benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga Gayo Lues, terutama untuk memulihkan akses dan aktivitas ekonomi harian masyarakat.

Bupati Gayo Lues Suhaidi menyampaikan terima kasih atas kepedulian Klaten. Ia menyebut bantuan itu sangat berarti untuk percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana. Kerja sama Klaten–Gayo Lues ini menjadi bagian dari sinergi Jawa Tengah–Aceh yang lebih luas, dengan harapan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan di kedua daerah. (*/Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *