oleh

Ribuan Warga Berebut 30 Gunungan di Kirab Budaya dan Sedekah Waduk Cengklik 2026

-Budaya-80 views

INDONNESIANEWS (Solo)–Ribuan warga berebut berbagai jenis gunungan dalam acara Kirab Budaya dan Sedekah Waduk Cengklik 2026, yang dipusatkan di UKM Plaza Bendungan Cengklik, Desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Kegiatan yang digelar untuk ketiga kalinya itu melibatkan 3 desa di sekitar Waduk Cengklik, yaitu Ngargorejo, Sobokerto, dan Senting, dengan tujuan nguri-nguri budaya.

Kegiatan yang mengusung tema _Memayu Hayuning Bawono_ itu dimulai pukul 07.30 WIB dari area parkir Cengklik Dreamland & Museum depan Waduk Cengklik Park. Acara diawali dengan sambutan dan pemukulan gong oleh Camat Ngemplak, Muchsoni, S.Sos.

Dalam sambutannya, Camat Ngemplak mengatakan, limpahan nikmat yang luar biasa patut kita syukuri dalam bentuk sedekah waduk.

“Harapannya ke depan, waduk ini semakin bermanfaat, urip dan nguripi masyarakat di Kecamatan Ngemplak dan Kecamatan Sambi,” ujarnya.

“Kita berharap ke depan Waduk Cengklik dengan berbagai kegiatannya semakin berkembang dan tumbuh. Tentunya hal ini juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar Waduk Cengklik,” lanjutnya.

Sebanyak 500 peserta dari tiga desa mengikuti kirab dengan mengenakan pakaian unik. Barisan kirab dipimpin kesenian Reog Ponorogo, disusul Forkopimcam Ngemplak, para Kepala Desa, dan masyarakat. Rute kirab menempuh jarak sekitar 1 kilometer selama 30 menit menyusuri tanggul waduk hingga finis di UKM Plaza Bendungan Cengklik.

Sesampainya di lokasi, seluruh gunungan yang berjumlah 30 buah diletakkan tidak jauh dari panggung utama yang diperuntukkan untuk pejabat perwakilan Pemkab Boyolali dan Forkopimcam Ngemplak. Agar tidak diserbu warga, sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Ngemplak dan Koramil Ngemplak berjaga-jaga di sekitar gunungan.

Puncak kemeriahan terjadi usai doa, saat 30 gunungan berisi hasil bumi, makanan, dan jajanan diperebutkan. Ribuan warga yang memadati lokasi langsung berebut gunungan. Tidak menunggu lama, seluruh isian gunungan ludes tak bersisa.

Gunungan yang diikutkan dalam Kirab Budaya dan Sedekah Waduk Cengklik 2026 mendapat penilaian untuk kategori gunungan terbaik. Sedangkan untuk peserta ada pemilihan untuk kategori pakaian adat terbaik.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dispermasdes Boyolali, Ari Wahyu Prabowo, dan perwakilan Disbudporapar Boyolali. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *