INDONNESIANEWS (Solo)+-Rumah Tahanan (Rutan) Klas IA Solo bersama petugas gabungan TNI-Polri dan BNN Kota Solo menggelar razia terhadap warga binaan pada Jumat (18/9/2026) malam.
Razia yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB tersebut dilakukan dengan memeriksa sejumlah kamar hunian warga binaan. Petugas juga melakukan tes urine secara acak.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di dalam rutan. Barang-barang tersebut di antaranya korek api, hanger pakaian, alat cukur jenggot, paku, klip kertas, hingga botol parfum.
Seluruh barang yang ditemukan langsung diamankan oleh petugas gabungan.
Kepala Rutan Klas IA Solo, Bhanad Shofa Kurniawan, mengatakan razia tersebut merupakan bagian dari upaya mencegah masuk dan beredarnya barang terlarang di dalam rutan.
“Pada hari ini Jumat 18 September 2026 kita melaksanakan sidak gabungan bersama penegak hukum yang ada di Kota Surakarta, Kepolisian, TNI dan juga BNNK,” kata Bhanad.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga dilakukan untuk memastikan tidak ada narkoba, benda tajam maupun barang lain yang dapat membahayakan warga binaan.
“Dalam rangka melaksanakan instruksi perintah Bapak Menteri Permasyarakatan. Tujuannya adalah agar barang-barang terlarang itu tidak bisa masuk ke dalam Rutan Surakarta, khususnya baik itu narkoba, benda tajam dan barang-barang yang membahayakan warga binaan yang lain,” ujarnya.
Dari hasil razia, petugas tidak menemukan narkoba maupun telepon seluler.
“Alhamdulillah pada malam ini tidak ditemukan narkoba, tidak ditemukan handphone dan tidak ditemukan hal-hal yang sangat membahayakan warga binaan,” jelasnya.
Bhanad menambahkan, warga binaan yang kedapatan menyimpan barang yang melanggar tata tertib akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Ada sanksi tentunya sesuai dengan tata tertib kami, terdapat barang yang tidak diperkenankan itu wajib hukumnya kita berikan sanksi seperti strapsel dan sebagainya,” pungkasnya.
Saat ini, lebih dari 600 warga binaan yang terdiri dari narapidana dan tahanan menghuni Rutan Klas IA Solo. (Bud)








Komentar