INDONESIANEWS (Klaten)–Perkumpulan Insan Purna Karyawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) Kabupaten Klaten menggelar rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-53 tahun 2026. Kegiatan mencakup bakti sosial, gerakan tanam pohon, pembagian sembako hingga senam sehat yang melibatkan seluruh Cabang dan Ranting se-Kabupaten Klaten.
Hari ke-2, Rabu (8-7-2026), kegiatan Baksos IPPK digelar di halaman Masjid Kaplingan Dukuh Sidorejo RT 27 RW 11 Desa Sidowarno, Kecamatan Wonosari, Klaten.
Diawal acara diisi seremonial sambutan-sambutan mulai dari Ketua IPPK Klaten, Drs. Djoko Sutrisno, MM, Camat Wonosari, Sri Wahyuningsih, dan Ketua IPPK Ranting Wonosari, Agus Tri Kuncoro. Setelah itu dilanjutkan penanaman bibit pohon di halaman Masjid Kaplingan. Bibit pohon pertama ditanam oleh Ketua IPPK Kabupaten Klaten, Drs. Djoko Sutrisno, MM, dilanjutkan oleh Camat Wonosari, Sri Wahyuningsih, Pj Kades Sidowarno Candra Muh Asyari, dan Ketua IPPK Ranting Wonosari, Agus Tri Kuncoro.
Selanjutnya dilakukan pemberian sembako kepada warga setempat. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Camat Wonosari, Sri Wahyuningsih, Kapolsek Wonosari, AKP Aleg Ipanudin, dan anggota Babinsa dari Koramil Wonosari. Pembagian sembako kemudian dilanjutkan di rumah warga oleh Ketua IPPK Kabupaten Klaten, Drs. Djoko Sutrisno, MM dan pengurus IPPK lainnya.
Ketua IPPK Cabang Klaten Drs. Djoko Sutrisno, M.M di sela-sela acara mengatakan rangkaian baksos dan tanam pohon menyambut HUT IPPK ke-53 sudah dimulai. “Bansos dan gerakan Tanam Pohon hari pertama dimulai Selasa di Ds Sukorejo Wedi 25 paket sembako dan tanam pohon 20 batang. Dilanjut ke Beluk Bayat 21 sembako + bantuan 4 anak yatim,” ujarnya.
“Rangkaian Baksos ini akan terus dilaksanakan sampai tanggal 22 Juli, sebelum puncak acara peringatan HUT ke-53 tanggal 26 Juli di Pendopo Pemda Klaten,” pungkasnya.
Sementara itu menurut Ketua IPPK Ranting Wonosari, Agus Tri Kuncoro, menyambut HUT ke-53, IPPK Ranting Wonosari mengadakan sejumlah kegiatan. Kegiatan pertama berupa Senam Sehat Berdaya (SSB) yang digelar bersama IPPK, KORMI dan Puskesmas bertempat di Puskesmas Wonosari 1, pada 12 Juni lalu.
Kegiatan kedua, Rabu ini, berupa bakti sosial dan penanaman pohon dalam rangka penghijauan sejumlah 20 batang bibit pohon terdiri dari 10 ketepeng kencono dan 10 glodok pecut. Berlokasi di Dusun Sidorejo Desa Sidowarno Kecamatan Wonosari Klaten. “Yang ditanam secara simbolis ini ada 5 bibit pohon glodok pecut, selebihnya akan kita sebar di masyarakat di Dusun Sidorejo Sidowarno ini dan kita serahkan kepada warga untuk perawatan agar ini cukup berkembang sesuai harapan,” ujarnya.

“Mengapa pohon dalam rangka penghijauan, kita lihat situasi panas dan kering di lokasi. Kita berharap dengan bantuan tanaman bisa menghijaukan lingkungan bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain itu juga dilakukan penyerahan sembako kepada 15 penerima di Dukuh Sidorejo Desa Sidowarno yang betul-betul membutuhkan dan perlu mendapat perhatian. “Semua berasal dari partisipasi anggota IPPK Ranting Wonosari. Kami memiliki 170 anggota IPPK di Kecamatan Wonosari. Ini partisipasi dari anggota urunan sesuai dengan kemampuan,” katanya.
Ia juga menyebut IPPK Ranting Wonosari terpilih sebagai IPPK bergiat termaju di Kabupaten Klaten tahun 2025. “Harapan kami di tahun ini kami juga bisa menyusul dengan teman-teman yang lain yang lebih senior. Secara rutin kami punya kegiatan senam rutin setiap Jumat, Karawitan setiap Kamis, setiap habis senam kami menyisihkan sedikit untuk teman-teman yang membutuhkan dalam bentuk nasi bungkus setiap Jumat, bergantian di setiap desa,” ujarnya.
Selanjutnya resepsi acara puncak tingkat ranting akan digelar tanggal 14 Juli di sebuah gedung yang ada di Kecamatan Wonosari, dilanjutkan olahraga senam di Joglo Desa Sekaran. Kemudian ada bakti sosial stunting dan bakti sosial Posyandu di lokasi yang sama. “Puncaknya kita akan mengikuti resepsi di Pendopo Kabupaten Klaten pada tanggal 26 Juli,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan yang digelar menindaklanjuti hasil Rakor IPPK Cabang dan Ranting pada 16 Mei 2026. Rangkaian kegiatan dimulai dengan persiapan dan pertemuan di masing-masing ranting. Selanjutnya dilakukan pemasangan benner HANI mulai awal Juni dan pemasangan benner HUT IPPK ke-53.
Gerakan Senam Sehat Berdaya juga menjadi agenda rutin. Launching perdana dilaksanakan Jumat, 12 Juni 2026 bekerja sama dengan puskesmas, dan selanjutnya digelar dua minggu sekali.
Kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako atau nasbung dijadwalkan pada 1–4 Juli 2026 di 8 lokasi ranting. IPPK kemudian merilis jadwal rinci pelaksanaan Baksos Sembako Tahap I mulai 7 Juli 2026 di Ranting Wedi dan Bayat.

Kegiatan berlanjut ke Ranting Wonosari, Trucuk, Jogonalan, Prambanan, Karanganom, Tulung, Klaten Utara, dan Jatinom hingga 11 Juli 2026. Tahap II dilaksanakan 13–22 Juli 2026 untuk RT Khusus dan Widyanita, serta 18 Juli 2026 di Ranting Kemalangan sekitar SMA N 1 Kemalangan.
Dalam satu paket sembako berisi beras 2 kg, gula ½ kg, teh celup, mie instan 3–5 buah, dan roti kering anak dengan nilai sekitar Rp65.000 per paket.
Selain baksos, IPPK juga menggelar gerakan penanaman pohon. Jenis pohon yang ditanam antara lain Ketapang, Glodokan pecut, dan tanaman buah sebanyak 10, 20, hingga 30 batang atau lebih. Pekan menanam pohon serentak akan dilaksanakan 20–23 Juli 2026 di lokasi yang gersang.
Camat Wonosari, Sri Wahyuningsih, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan IPPK. “Kegiatan ini dalam rangka ulang tahun IPPK yang ke-53. Di Ranting Kecamatan Wonosari membuat agenda bakti sosial memberikan sembako untuk warga masyarakat di Desa Sidowarno Dukuh Sidorejo dan juga penanaman pohon untuk penghijauan,” katanya.
Ia juga berpesan agar warga ikut merawat pohon yang telah ditanam. “Nyuwun tulung untuk membantu menyirami pohon-pohon ini biar bisa tumbuh subur. Karena memang ini kondisi cuaca panas,” imbuhnya.
(Oe) Sementara itu menurut Ketua IPPK Ranting Wonosari, Agus Tri Kuncoro*, menyambut HUT ke-53, IPPK Ranting Wonosari mengadakan sejumlah kegiatan.
Kegiatan pertama berupa Senam Sehat Berdaya (SSB) yang digelar bersama IPPK, KORMI dan Puskesmas bertempat di Puskesmas Wonosari 1, pada 12 Juni lalu.
Kegiatan kedua, Rabu ini, berupa bakti sosial dan penanaman pohon dalam rangka penghijauan sejumlah 20 batang bibit pohon terdiri dari 10 ketepeng kencono dan 10 glodok pecut. Berlokasi di Dusun Sidorejo Desa Sidowarno Kecamatan Wonosari Klaten.

“Yang ditanam secara simbolis ini ada 5 bibit pohon glodok pecut, selebihnya akan kita sebar di masyarakat di Dusun Sidorejo Sidowarno ini dan kita serahkan kepada warga untuk perawatan agar ini cukup berkembang sesuai harapan,” ujarnya.
“Mengapa pohon dalam rangka penghijauan, kita lihat situasi panas dan kering di lokasi. Kita berharap dengan bantuan tanaman bisa menghijaukan lingkungan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain itu juga dilakukan penyerahan sembako kepada 15 penerima di Dukuh Sidorejo Desa Sidowarno yang betul-betul membutuhkan dan perlu mendapat perhatian.
“Semua berasal dari partisipasi anggota IPPK Ranting Wonosari. Kami memiliki 170 anggota IPPK di Kecamatan Wonosari. Ini partisipasi dari anggota urunan sesuai dengan kemampuan,” katanya.
Ia juga menyebut IPPK Ranting Wonosari terpilih sebagai IPPK bergiat termaju di Kabupaten Klaten tahun 2025. “Harapan kami di tahun ini kami juga bisa menyusul dengan teman-teman yang lain yang lebih senior. Secara rutin kami punya kegiatan senam rutin setiap Jumat, Karawitan setiap Kamis, setiap habis senam kami menyisihkan sedikit untuk teman-teman yang membutuhkan dalam bentuk nasi bungkus setiap Jumat, bergantian di setiap desa,” ujarnya.
Selanjutnya resepsi acara puncak tingkat ranting akan digelar tanggal 14 Juli di sebuah gedung yang ada di Kecamatan Wonosari, dilanjutkan olahraga senam di Joglo Desa Sekaran. Kemudian ada bakti sosial stunting dan bakti sosial Posyandu di lokasi yang sama.
“Puncaknya kita akan mengikuti resepsi di Pendopo Kabupaten Klaten pada tanggal 26 Juli,” turupnya. (Oe)








Komentar