INDONNESIANEWS (Sukoharjo) — Tahapan Pilkades di 126 desa di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, memasuki masa pendaftaran bagi bakal calon Kades pada 1-8 Oktober 2026. Di hari pertama, banyak di antara bakal calon Kades yang mendaftarkan diri di Sekretariat Pendaftaran Pilkades 2026 di kantor desa masing-masing.
Di antara balon Kades yang mendaftarkan diri di hari pertama Kamis yakni Tukijo (60), yang akan maju untuk suksesi jabatan Kades Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo.
Sejak pukul 07.00 WIB, tim sukses, pendukung dan kerabat mulai berdatangan ke rumah Tukijo di Dukuh Tengkek RT 2 RW 8. Mereka disambut langsung oleh Tukijo dan istri tercinta, Sumiyatun, di pintu gerbang halaman rumah.

Semakin siang tamu yang datang semakin banyak, mereka duduk di kursi yang telah disiapkan. Namun belum sempat duduk mereka telah dipersilakan untuk menikmati sarapan dan teh panas oleh sohibul hajat yang melayani tamu dengan ramah dan wajah sumringah. Selain sarapan ada juga makanan ndeso seperti kacang rebus, lemper, emping dan lainnya.
Memasuki pukul 08.30 WIB acara seremonial “nguntapke” atau mengantarkan Tukijo untuk mendaftar diri sebagai balon Kades dimulai. Tukijo berpakaian atasan putih dipadu celana hitam, dasi merah, peci dan sepatu pantofel hitam.
Di hadapan timses, pendukung dan kerabat Tukijo memohon doa restu kepada semua yang hadir. “Mohon doa restunya atas kelancaran saya untuk mendaftar sebagai balon Kades Pondok,” ujarnya. Acara ditutup doa oleh pemuka agama setempat H. Tukino.
Didampingi istrinya, Tukijo dengan membawa map merah berisi berkas lamaran bakal calon Kades Desa Pondok menyalami mereka yang ada di barisan depan untuk kemudian menuju mobil yang akan membawa ke Sekretariat Pendaftaran Pilkades 2026 di Kantor Desa Pondok.

Bersama Tukijo dan istri yakni kerabat dan timses. Mereka menuju sekretariat pendaftaran Pilkades 2026 menggunakan 3 mobil pribadi. Tak sampai 15 menit mobil Tukijo dan rombongan tiba di Kantor Desa Pondok. Di aula tempat pendaftaran Pilkades ternyata panitia sedang memeriksa berkas lamaran dari bakal calon Kades lainnya, Harmadi, sehingga Tukijo harus menunggu beberapa saat.
Meskipun akan menjadi rival atau lawan dalam Pilkades Desa Pondok, Tukijo tak segan merangkul Harmadi dengan penuh persahabatan di dalam kantor desa, usai rivalnya itu menyerahkan berkas lamaran Pilkades. Mereka yang melihat itu terlihat tersenyum bahagia melihat pemandangan mengharukan tersebut.
Tukijo didampingi istri tidak lama kemudian masuk ke aula untuk melakukan hal sama menyerahkan map merah jambu berisi berkas-berkas persyaratan untuk bisa mendaftar sebagai balon Kades Desa Pondok. Pemeriksaan berlangsung sekitar 30-an menit. Acara selesai ditandai penyerahan berkas lengkap oleh Tukijo kepada panitia pendaftaran Pilkades 2026 Desa Pondok.
Tukijo dan istri tampak mendapatkan ucapan selamat baik oleh panitia, panwas dan timses yang selama pemeriksaan berkas duduk di kursi yang telah disiapkan di bagian belakang Tukijo. Tukijo dan istri serta rombongan kemudian masuk ke mobil untuk kembali ke rumah.

Sesampainya di kediaman, Tukijo disambut gembira oleh pendukung yang tidak diperkenankan ikut dan tetap menunggu di rumah. Mereka kembali menyalami Tukijo sebagai bentuk suka cita karena telah berhasil mendaftarkan sebagai bakal calon Kades Desa Pondok. Kegembiraan ditunjukkan dengan hiburan musik dangdut dengan seorang biduanita cantik yang melantunkan lagu-lagu yang tengah hit saat ini.
Tukijo saat ditemui bersyukur semua berjalan lancar dan untuk persyaratan sudah dia lengkap. “Alhamdulillah seluruh berkas persyaratan mendaftar Pilkades saya sudah lengkap sesuai ketentuan,” ujarnya.
Tukijo mendaftarkan bakal calon kepala desa Pondok menggunakan ijazah S1. (Oe)








Komentar