oleh

Gebyar Inovasi Pendidikan 2026 Resmi Dibuka, Bupati Klaten: Inovasi Kunci Pendidikan Bermutu

-Daerah-34 views

INDONNESIANEWS (Klaten)–Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo membuka Gebyar Inovasi Pendidikan Tahun 2026 di Grha Bung Karno, Rabu pagi (5-8-2026). Kegiatan dua hari 5–6 Agustus ini mengusung tema “Kreativitas dan Inovasi Mewujudkan Pendidikan Bermutu”.

Ajang ini menjadi panggung bagi guru, siswa, dan sekolah se-Klaten untuk menampilkan karya serta ide-ide baru di dunia pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Klaten Titin Windiyarsih menyebut gebyar ini dibuka untuk semua jenjang, mulai PAUD, TK, SD, sampai SMP. Tujuannya memberi ruang agar sekolah bisa menunjukkan terobosan pembelajaran.
“Kami ingin masyarakat melihat langsung inovasi yang sudah dikembangkan satuan pendidikan di Klaten. Sekaligus ini jadi jembatan kerja sama antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat,” kata Titin.

Gebyar kali ini diikuti 61 stand. Pesertanya ada 26 Korwil Bidang Pendidikan jenjang SD, 65 SMP, kepala sekolah PAUD-TK-SD-SMP, hingga pelaku UMKM Klaten.
Beberapa inovasi yang dipamerkan antara lain Green School Motivation, Eco Scanner Edukasi, dan Smart Eco Kids. Temanya didominasi isu lingkungan, teknologi, dan metode belajar kreatif. Acara juga dimeriahkan pentas seni siswa, dalang cilik, stand up comedy, tari, musik ensambel, sampai dongeng bahasa Jawa.

Di sela pembukaan, Bupati bersama Ketua TP PKK Klaten dan Kadisdik juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada penerima manfaat.

Dalam sambutannya Mas Hamenang mengapresiasi kerja keras Dinas Pendidikan, panitia, dan seluruh tenaga pendidik.
“Saya beri apresiasi setinggi-tingginya karena Gebyar Inovasi 2026 bisa terselenggara dengan baik berkat sinergi semua pihak,” ujarnya.

Ia menekankan pendidikan adalah investasi jangka panjang. Untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, sistem belajar harus beradaptasi dengan era digital.
“Inovasi sekarang bukan pilihan lagi. Ini kebutuhan dasar agar pembelajaran jadi menyenangkan, inklusif, relevan, dan melahirkan SDM unggul yang berkarakter serta berdaya saing,” tegas Mas Hamenang.

Bupati juga bangga dengan banyaknya ide yang muncul dari guru dan siswa. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk berbagi inspirasi dan memperkuat kolaborasi antarsekolah.
Ia berpesan agar guru terus menciptakan metode belajar yang memerdekakan anak. Sementara siswa diminta percaya diri menampilkan karya dan bangga dengan budaya lokal.
“Kalau bukan kita yang jaga budaya kita, siapa lagi? Anak-anak harus terus melestarikan kesenian daerah dan mewariskannya ke generasi selanjutnya,” pesannya.

Menutup acara, Mas Hamenang berharap Gebyar ini jadi momentum memperkuat gotong royong di bidang pendidikan.
“Semua kemajuan daerah bermula dari pendidikan yang kuat. Dengan pendidikan berkualitas kita akan mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan mensejahterakan masyarakat Klaten ke depan,” pungkasnya. (*/Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *