INDONNESIANEWS (Klaten)–Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo secara resmi menutup Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) ke-XXXIV di Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum. Upacara penutupan dipusatkan di kawasan Umbul Brondong pada Selasa (4-8-2026).
Dalam sambutannya, Mas Hamenang menyebut kegiatan ini sebagai bukti bahwa pembangunan tidak bisa jalan sendiri. Sinergi antara Pemkab, TNI, Polri, dan warga menjadi kunci agar pembangunan bisa menyentuh langsung ke desa-desa.
“Kami menyadari keterbatasan pemerintah. Karena itu kolaborasi seperti di KBMKB ini penting agar pemerataan pembangunan di Klaten bisa lebih cepat terasa,” ujarnya.
Mewakili Dandim 0723/Klaten, Danramil Prambanan Basuki juga menyampaikan apresiasi. Ia menilai keberhasilan KBMKB tahun ini tidak lepas dari dukungan semua pihak.
“Atas nama Kodim 0723/Klaten kami berterima kasih kepada Pemkab, OPD, Forkopimcam, Pemdes Malangjiwan, Polri, relawan, dan masyarakat. Berkat kebersamaan ini semua kegiatan berjalan lancar dan aman,” kata Basuki.
Selama pelaksanaan, KBMKB XXXIV menyasar sejumlah pembangunan fisik di Malangjiwan. Di antaranya pengecoran jalan desa, pembuatan talud, serta perbaikan rumah tidak layak huni. Selain itu ada pula kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan administrasi kependudukan, hingga edukasi kesehatan untuk warga.
Basuki menegaskan, selesainya KBMKB bukan akhir dari kepedulian. Ia mengajak masyarakat menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan dengan baik agar manfaatnya jangka panjang. “Semangat gotong royong yang sudah terbangun harus terus kita pelihara. Ini wujud nyata pengabdian TNI bersama rakyat,” tegasnya.
Lebih lanjut Bupati Klaten menyoroti dampak infrastruktur baru terhadap perekonomian desa. Jalan yang telah dibangun diharapkan bisa menjadi akses penunjang potensi wisata yang ada di Malangjiwan.
“Dengan akses yang lebih baik ini, kami berharap sektor wisata di Malangjiwan bisa berkembang. Kalau desanya ramai dikunjungi, ekonomi warga ikut bergerak dan kesejahteraan pun meningkat,” pungkas Mas Hamenang.
Acara penutupan ditandai dengan peresmian sasaran fisik KBMKB dan diakhiri dengan ramah tamah bersama warga. (Oe)








Komentar