INDONNESIANEWS (Klaten)–Kejuaraan Tenis Meja Piala BINORA ke-XXVII tahun 2026 resmi digelar di GOR Gelarsena, Klaten, pada 3-5 Juli 2026. Turnamen tahunan ini diikuti 34 klub dari berbagai daerah dengan total 350 peserta.
Klub peserta berasal dari Jakarta, Banjarnegara, Kudus, Semarang, Yogyakarta, Bantul, Solo, Karanganyar, Gunung Kidul, Batang, Salatiga, dan Boyolali. Pesertanya terdiri dari kelompok usia pemula hingga junior.
Pertandingan dibagi dalam dua kategori utama, yaitu beregu dan perorangan. Untuk beregu, mempertandingkan kelas pemula putra-putri dan kelas kadet putra-putri. Sementara untuk perorangan, mempertandingkan kelompok usia dini, pemula, kadet, dan junior. Masing-masing kelompok juga dibagi untuk putra dan putri.
Salah satu hasil yang sudah didapat adalah juara beregu kadet. Di nomor beregu kadet putri, Arwana Jaya berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Elroy B, disusul HEBAT Semarang dan PTMSI Kudus di posisi ketiga bersama.
Untuk beregu kadet putra, Arwana Jaya juga tampil dominan dan meraih juara pertama. PPOP menempati posisi kedua. Sementara HEBAT A Semarang dan Ganendra harus puas berbagi tempat ketiga.
Dominasi Arwana Jaya di nomor kadet putra dan putri menjadi catatan tersendiri di kejuaraan kali ini. Klub tersebut berhasil membawa pulang 2 gelar juara beregu.

Piala BINORA Sudah 44 Tahun, Tahun Ini Jumlah Peserta Paling Surprise
Ketua PTMSI Kabupaten Klaten sekaligus Pelaksana Piala BINORA XXVII – 2026, Drs. Djoko Sutrisno, MM, mengatakan kejuaraan ini sudah terselenggara sejak tahun 1980-an. Penyelenggaraannya merupakan kerja sama PTMSI dan PTM BINORA yang diketuai langsung olehnya.
“Jadi Binora ini sudah ke 44 tahun usianya. PTM Binora 44, lah waktu 2022 ada 44 tahun Binora di sini waktu itu Pak Yoga, Wakil Bupati Klaten, datang,” ujarnya.
Menurutnya, meskipun dengan segala keterbatasan dan usaha yang tertatih-tatih, berkat kerjasama dan kekompakan kejuaraan ini bisa terus berjalan setiap tahun.
Djoko menyebut kondisi tenis meja di Indonesia dan Jawa Tengah saat ini relatif mengalami kemunduran. Ditambah lagi ada dualisme kepengurusan di tingkat pusat. Namun PTMSI Klaten tetap konsisten menyelenggarakan.
“Tolong ditulis surprise karena setelah covid itu ada tahun 2022 ada, 2023 ada, 2024 ada pesertanya itu relatif dikit, kira-kira hanya 18 klub ya dan itu dari Jakarta pun nggak ada. Paling jumlahnya biasanya atletnya 100 ya 150, 160 gitu ya. Kali ini Alhamdulillah tidak ada event yang lain, kebetulan hari libur ini surprise, paling surprise,” paparnya.

Dalam kejuaraan kali ini peserta tercatat ada 34 klub dengan jumlah atlet sekitar 350 orang. Jumlah atlet terbesar datang dari Jakarta. Pusat Pelatihan Tenis Meja Dispora DKI Jakarta mengirim 2 klub, PTOV dan PTOB, ditambah klub besar Arwana Jakarta, Stoni Jakarta, dan TMM Jakarta.
“Ini pemain Jakarta itu turun semua plus event ini kelompok umur ya. Kelompok umur 11, 13, 15 dan 18 regu dan tunggal jadi ini 12 nomor ya,” kata Joko Sutrisno.
Selain Jakarta, Semarang juga mengirim jumlah besar dengan 7 klub. Yogyakarta juga 7 klub. Kota-kota lain seperti Solo, Karanganyar, Purbalingga, Salatiga, Ambarawa, Pati, Kudus dan lainnya juga ikut berpartisipasi.
“Jadi ini sangat surprise. Panitia sangat mensupport dengan segala keterbatasan, dananya mandiri. Dan karena ini permintaan peserta, karena peserta sangat senang main di Klaten, GOR nya bagus, penginapan murah, makan juga murah sehingga dia minta masukan ada piala Pemuda. Jadi piala Binora yang ke 27 ini ada piala Pemuda yang sudah ke 23,” tutupnya.
Usai Piala BINORA ke-27 ini, PTMSI Klaten kembali akan menggelar Kejuaraan Piala Pemuda ke-23. Kejuaraan bertajuk BSK itu rencananya akan digelar pada 2-4 Oktober 2026.
Pelaksanaan kejuaraan ini sekaligus untuk menyongsong Hari Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2026. Diharapkan ajang ini kembali menarik banyak peserta dari berbagai daerah seperti Piala BINORA. (Oe)








Komentar