INDONNESIANEWS (Klaten)–Yayasan Peduli Anak Yatim (YASPIM) Darussalam, Klaten Jawa Tengah, menggelar acara bertajuk “Dolan Bareng Yaspim ke-5 Bersama 100 Anak Yatim”, di tempat wisata The Honduras, Polanharjo, Klaten, Minggu (5-7-2026) pagi.
Menggunakan 3 kendaraan kereta kelinci, 100 anak yatim dan para Relawan Yaspim Klaten tiba pukul 07.30 WIB di kompleks wisata The Honduras. Suasana cerah dan penuh tawa sudah terlihat sejak mereka turun dari kendaraan. Raut bahagia terpancar dari wajah anak-anak yang jarang bisa berwisata.
Tidak langsung masuk ke lokasi utama, anak-anak yang sudah tidak memiliki bapak itu terlebih dahulu berkumpul di pintu masuk utama. Di sana para relawan Yaspim memberikan pengarahan singkat tentang tata tertib, jadwal kegiatan, dan pesan-pesan kebersamaan selama acara berlangsung.
Sesaat kemudian mereka masuk ke kompleks utama wisata The Honduras untuk memulai rangkaian permainan. Ini menjadi pengalaman pertama bagi sebagian besar dari mereka. Terbatasnya biaya membuat mereka belum pernah menginjakkan kaki di tempat wisata. Kali ini semua akomodasi, mulai dari tiket masuk, konsumsi hingga transportasi, sepenuhnya ditanggung YASPIM Darussalam Klaten.

Permainan pertama dipusatkan di Pendopo Atas. Di tempat itu para anak yatim mengikuti berbagai games seru yang dipandu relawan. Ada lomba kekompakan, estafet, hingga kuis. Gelak tawa dan sorak sorai menggema, membuat suasana semakin hidup dan penuh keceriaan.
Ketua Umum YASPIM Darussalam Klaten, Tri Subagyo, di sela-sela acara mengatakan kegiatan “Dolan Bareng Yaspim ke-5” sengaja diisi di masa libur sekolah. “Anak-anak yang ikut serta semuanya masih berstatus pelajar mulai kelas 4-6 SD. Total anak yang ada di YASPIM itu ada 1000-an, kita ambil 100 untuk diajak serta. Syaratnya kelas 4-6 SD dan juga menghafal QS ayat Al-Ma’un,” tuturnya.
Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan ruang bagi anak yatim untuk bahagia dan melepas penat. Selain itu YASPIM ingin menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, serta semangat belajar pada anak-anak. Melalui wisata edukatif, anak-anak diharapkan bisa melihat dunia lebih luas dan tidak merasa berbeda dengan teman sebayanya.
Untuk kegiatan anak selama di tempat wisata, tambah dia, panitia menyiapkan berbagai agenda. Mulai dari outbound ringan, pembagian door prize, pemberian santunan, uang saku, hingga bingkisan untuk dibawa pulang ke rumah. Semua disiapkan agar anak-anak pulang dengan membawa kenangan dan manfaat.
Dari 100 anak yatim yang ikut serta, kata Tri Subagyo lagi, mereka berasal dari berbagai wilayah di Klaten dan sekitarnya. Ada yang dari Jatinom, Karanganom, Ceper, hingga Klaten Kota. Proses seleksi dilakukan agar pembagian bisa merata dan menjangkau lebih banyak anak binaan YASPIM.

Kegiatan yang digelar sampai siang itu, ujar Tri Subagyo, juga bisa terselenggara berkat bantuan sejumlah dermawan yang menjadi sponsor. Adapun sponsor yang mendukung acara ini antara lain Bian Catering, Pondok Pesantren Nurul Kalam, PT Colibry, Budhi Chicken, dan Happy Chicken Cangkringan.
Antusiasme anak-anak terlihat sejak awal hingga akhir acara. Banyak di antara mereka yang baru pertama kali naik kereta kelinci dan bermain di wahana air. “Senang banget Mas, bisa main bareng teman-teman,” ucap salah satu peserta dengan wajah sumringah.
“Dan kami juga berharap kepada masyarakat marilah kita lebih peduli lagi kepada anak khususnya anak yatim. Sebab kalau bukan kita siapa lagi. Mari kita mulai dari sekarang, bukan karena kita mampu, karena kita mau. Sebab banyak orang yang mampu tetapi tidak mau berbagi,” tutupnya.
Sejumlah anak-anak yang ikut serta mengaku senang dengan kegiatan yang diadakan Yaspim Klaten. Seperti disampaikan Fikri (10), anak asal Jatinom itu mengaku ini pertama kalinya ia bisa berwisata ke tempat sebagus The Honduras. “Senang banget bisa main air, naik kereta kelinci, dan dapat hadiah. Terima kasih Yaspim sudah ngajak kita dolan,” katanya dengan semangat.
Hal serupa disampaikan Sakira (10), peserta dari Ceper. Ia mengaku sangat bahagia bisa bertemu dan bermain bersama teman-teman baru dari berbagai kecamatan. “Aku paling suka lomba estafet sama kuisnya. Semoga tahun depan Yaspim ngadain lagi ya, biar bisa dolan bareng lagi,” ucapnya polos. (Oe)








Komentar