oleh

TMMD Reguler ke-130 Tahun 2026 Dimulai, Trucuk Jadi Sasaran Pembangunan

-Daerah-39 views

INDONNESIANEWS (Klaten)–Lapangan Tembak Trucuk, Kecamatan Trucuk, menjadi lokasi pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130, Selasa pagi (13-10-2026). Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bertindak sebagai inspektur upacara.

Pembukaan ini menandai kolaborasi antara Pemkab Klaten dan TNI dalam mendorong pembangunan desa. Tampak hadir Wakil Bupati Klaten, Danrem 074/Warastratama, Dandim 0723/Klaten, Kasi Bakti Lanud Adi Sumarmo, Danyon TP 447/Satria Rakai Kanyuwangi, Forkopimda, serta jajaran Pemkab Klaten.

Dalam laporan kegiatan, Perwira Pelaksana Pujiono memaparkan fokus TMMD kali ini terbagi dua. Pada sektor fisik, TNI akan mengerjakan beton jalan dengan panjang 686 meter, lebar 4 meter dan tebal 15 centimeter. Selain itu ada talud jalan sepanjang 900 meter dengan tinggi 80 centimeter, plus perbaikan lima rumah tidak layak huni dan pembuatan lima jamban warga.

Untuk kegiatan non fisik, warga Desa Trucuk akan mendapat penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, tertib adminduk, bahaya judi online, penanganan demam berdarah, dan upaya cegah stunting.

Bupati Hamenang dalam arahannya menyampaikan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0723/Klaten, yang konsisten membantu Pemkab membangun Klaten hingga pelosok desa.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0723 Klaten, yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Kita semua berharap pembangunan di Kabupaten Klaten dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pedesaan,” ujarnya.

Menurutnya, membangun desa tidak bisa dilakukan sendiri. Butuh kekompakan dari semua unsur mulai TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, sampai masyarakat.

“TMMD bukan sekadar membangun jalan atau memperbaiki fasilitas. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong,” ungkapnya.

Ia juga berpesan agar warga ikut menjaga hasil pembangunan.

“Keberhasilan pembangunan bukan hanya dilihat dari apa yang berhasil kita bangun hari ini, tetapi juga dari bagaimana kita menjaga dan memanfaatkannya untuk kepentingan bersama,” tegas Mas Hamenang.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon bersama dan pengecoran simbolis jalan sebagai tanda dimulainya pembangunan TMMD di Desa Trucuk. (*/Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *