INDONNESIANEWS (Klaten)–Puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) – 2026 yang diselenggarakan oleh KORMI – IPPK Kab Klaten berjalan dengan penuh disiplin, tertib, rapi, lancar dan sukses. Pengurus dan ratusan anggota Insan Purnakaryawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK), Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) dan INORGA Kabupaten Klaten mengikuti Senam Haornas 2026 di Lapangan Monumen Lindu Gedhe, Desa Sengon, Kecamatan Prambanan, Sabtu (12-9-2026) pagi.
Sejak pukul 06.30 WIB lapangan Monumen Lindu Gedhe sudah dipadati peserta. Pengurus IPPK-KORMI dan INORGA dari berbagai wilayah di Klaten mulai berdatangan menggunakan sepeda motor, kereta kelinci hingga mobil pribadi untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Setelah seluruh peserta hadir, barisan langsung dibentuk dengan rapi. Lapangan yang biasanya sepi mendadak dipenuhi lautan warna merah-putih dan kuning dari seragam peserta yang menambah semarak suasana pagi itu.
Acara resmi dimulai dengan seremonial pembukaan. Ketua IPPK Klaten, Drs. H. Djoko Sutrisno, M.M., membuka kegiatan dengan memberi salam khas olahraga. “Salam Olahraga” dijawab peserta dengan kompak “Jaya Jaya”. “Salam KORMI” kembali dijawab “Sehat, Bugar, Gembira”.
Dalam sambutannya, Djoko menyampaikan rangkaian kegiatan Senam Haornas 2026 yang telah digelar KORMI-IPPK Kabupaten Klaten sebelumnya sebagai rangkaian menuju puncak peringatan. Kegiatan pertama dilaksanakan pada 8 September 2026 di wilayah Pedan, Lapangan Bero, Trucuk dengan jumlah peserta sekitar 600 orang.

Kegiatan kedua kemudian digelar 9 September 2026 di wilayah Delanggu dengan peserta sekitar 200 orang. Menurut Djoko, dua kegiatan tersebut menjadi pemanasan sekaligus pemanfaat semangat masyarakat sebelum acara puncak dilaksanakan.
Puncak Haornas sendiri digelar Sabtu 12 September 2026 di wilayah Korwil Gondang Winangun Plus. KORMI, IPPK dan INORGA dari berbagai cabang dan kecamatan lain di Klaten tampak ikut bergabung memeriahkan acara puncak yang berlangsung meriah tersebut.
“Saya juga mengucapkan selamat datang, terima kasih kepada semuanya, baik dari Panitia penyelenggara dari KORMI dan Bapak Ibu semua yang telah berpartisipasi,” ujarnya. “Semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan jiwa kebersamaan dan kemandirian,” tambahnya.
Lebih lanjut Djoko bersyukur karena KORMI-IPPK setiap tahun bisa secara rutin dan konsisten menggelar Senam Haornas tanpa harus menunggu instruksi dari pihak manapun. Semangat tersebut menurutnya menjadi bukti kepedulian anggota terhadap pentingnya olahraga.
“Tahun kemarin kita di Pendopo Kabupaten Klaten, tahun sebelumnya juga di beberapa Korwil termasuk pernah di Korwil Karangnongko dan sebagainya,” paparnya. “Semua itu kita syukuri, kita jaga kesinambungannya dan kebersamaan,” lanjutnya.
Mengenai pemilihan lokasi di Monumen Lindu Gedhe, Djoko menjelaskan tempat ini memiliki sejarah panjang bagi masyarakat Klaten. Monumen ini bukan hanya sekadar tempat, tetapi juga menyimpan kenangan perjuangan pasca gempa.

Dulu bersama Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto, pihaknya mengoordinasikan kehadiran Presiden SBY ke lokasi ini dalam rangka rehab dan rekonstruksi sekolah pasca gempa. Dari situlah kemudian muncul gagasan membangun monumen.
“Gubernur Mardiyanto kemudian mempersiapkan dan merencanakan hingga terwujudlah Monumen Lindu Gedhe yang diresmikan langsung oleh beliau,” kata dia. “Karena itu kami sering melakukan bakti sosial di Lindu Gedhe dan hari ini bisa mengadakan Senam Haornas di sini,” tambahnya.
Djoko juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan. “Kegiatan kita mulai ada Senam Haornas, Senam Ulang Tahun IPPK, Senam Proklamasi, Senam Korwil. Semuanya itu bisa terlaksana karena Bapak Ibu semua,” ujarnya lagi.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pegiat olahraga, panitia juga menyerahkan plakat penghargaan kepada tiga tokoh yang dinilai berjasa memajukan olahraga masyarakat di Klaten. Pemberian penghargaan ini menjadi salah satu agenda penting dalam acara tersebut.
Penerima penghargaan yaitu Hargo Tiyoso dari Porpi ranting Prambanan, Hj. Sri Sulastri pesenam lansia berusia 90 tahun dari Kecamatan Gantiwarno, dan Drs. Medi Widodo, http://M.Hum. selaku Seksi Publikasi & Dokumentasi KORMI Kab. Klaten.

Penyerahan plakat dilakukan secara simbolis oleh pengurus dan disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir di lapangan.
Setelah penyerahan plakat, acara dilanjutkan dengan senam bersama yang menjadi inti kegiatan. Senam dipimpin oleh sejumlah instruktur dan diiringi musik penuh semangat yang membuat suasana semakin hidup.
Seluruh peserta tampak kompak mengikuti setiap gerakan. Peserta dari berbagai usia terlihat antusias dan menikmati kegiatan tersebut. Semangat kebersamaan begitu terasa di tengah lapangan Monumen Lindu Gedhe.
Usai senam bersama, acara dilanjutkan dengan performance dari beberapa kelompok peserta senam. Mereka menampilkan variasi gerakan yang menarik dan mendapat apresiasi berupa tepuk tangan dari peserta lain.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian door prize kepada peserta yang beruntung. Acara berakhir dengan suasana gembira, penuh keakraban dan diharapkan dapat terus menggelorakan budaya olahraga di masyarakat Klaten. (Oe)








Komentar