oleh

Pilkades Manang Diikuti 3 Calon, Petahana Ditantang Dua Mantan Perangkat Desa

-Ragam-25 views

INDONNESIANEWS (Sukoharjo)–Bursa Calon Kepala Desa Manang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo periode 2026-2034 diikuti tiga orang calon. Satu merupakan kepala desa petahana dan dua lainnya merupakan mantan perangkat Desa Manang.

Ketiga calon tersebut kini telah memasang baliho di sejumlah titik strategis desa dan mulai melakukan sosialisasi kepada warga. Persaingan diprediksi akan berlangsung menarik karena dua penantang sama-sama pernah berada di dalam pemerintahan desa.

Sumarno, S.T selaku petahana mengusung jargon Bismillah, Siap Melanjutkan Pengabdian Untuk Desa Manang. Ia membawa visi untuk menjadikan Desa Manang semakin nyaman, maju, amanah, religius dan sejahtera dengan melanjutkan program-program yang telah berjalan.

Saat ditemui, Sumarno mengaku pencalonannya ini merupakan yang ketiga kalinya untuk melanjutkan program di periode sebelumnya yang belum sempurna. Ia mengatakan sebelumnya fokus pada pengamanan aset dan fasilitas aset yang ada di Desa Manang, kemudian infrastruktur dan peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD).

Untuk periode selanjutnya, fokus utamanya adalah pengembangan sentra UMKM warga binaan. Menurutnya, UMKM yang akan dikembangkan ada di dua titik, satu sentra UMKM di lapangan sepakbola Manang. “Itu nanti ada Shelter UMKM di situ dan satu lagi kita garap di tengah persawahan yang ada di Desa Manang ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan UMKM milik pedagang yang dikembangkan tersebut menjual berbagai kebutuhan umum dan sebagian besar kuliner. Hal yang sama juga untuk UMKM di tengah sawah yang akan diintegrasikan dengan pertanian dan sarana olahraga dengan konsep Car Free Day (CFD). “Kita rencanakan di periode 3 ini, periode 1, 2 kita garap infrastruktur. Infrastruktur ok baru kita garap itu (UMKM),” tuturnya.

Selama dua periode kepemimpinannya, Sumarno menyebut telah banyak keberhasilan dari pemanfaatan lahan kas desa. “Seperti gedung 4 meter ini kita kembangkan menjadi gedung resepsi yang pemasukannya 10 kali lipat dari kemarin. Kemudian tanah seluas 300 meter buat rumah kontrakan 12 kamar, kemudian lapangan dioptimalkan dikasih lampu dengan harapan saat malam bisa disewakan,” paparnya. Dari pembangunan tersebut, PAD Desa Manang yang awalnya hanya 70 juta per tahun naik menjadi 200 juta per tahun, meski ia mengaku pemasukan tersebut belum maksimal.

Di sisi lain, salah satu penantang yakni Drs. Mursito tampil dengan tagline Untuk Manang Lebih Maju. Dengan pengalaman sebagai mantan perangkat desa, ia mengaku memahami seluk beluk pemerintahan desa dan kebutuhan masyarakat dari dalam.

Alasan dirinya mendaftar sebagai calon kepala desa ternyata berawal dari mimpi temannya bernama Winarno di tahun 2023. Dalam mimpi tersebut, ia mendapat pesan untuk maju bertarung di Pilkades Manang. “Jadilah lurah Manang, tidak usah pakai duit,” ujarnya menirukan pesan yang disampaikan temannya setelah mimpi tersebut.

Ia kemudian mengusung visi MAMA TRAKUMASERA, yaitu mewujudkan Desa Manang yang Maju, Mandiri, Transparan, Akuntabel dan Sejahtera. Untuk mewujudkan visi itu, Mursito menawarkan pelayanan desa digital berbasis WhatsApp, pembukaan akses jalan yang menghubungkan Jalan Raya Manang dengan Dukuh Manang, serta penguatan lembaga desa seperti RT dan RW, Gapoktan, PKK, Posyandu dan Karang Taruna. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *