INDONNESIANEWS (Klaten)–Dua anggota DPRD Kabupaten Klaten menggelar Reses Masa Sidang I Tahun 2026-2027 pada Sabtu (24-10-2026) malam. Reses yang diikuti ratusan konstituen itu bertujuan untuk menyerap aspirasi warga yang nantinya akan diperjuangkan di DPRD.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klaten, H. Haryanto, S.Pd., menggelar reses pada Sabtu (24/10/2026) pukul 19.00 WIB di Gedung Grafika Kantor Desa Karang, Kecamatan Delanggu. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 350 orang konstituen yang memenuhi lokasi acara.
Dalam kesempatan itu, Haryanto menyampaikan dirinya saat ini tengah memperjuangkan agar dana sebesar 1,3 Milyar bisa cair di Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026. Dana tersebut rencananya akan dipakai untuk pembangunan di 4 kecamatan di Dapil 4.

“Kami sedang perjuangkan agar dana 1,3 Milyar ini bisa cair di RAPBD 2026. Ini untuk pembangunan di 4 kecamatan di Dapil 4, supaya manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” kata Haryanto.
Selain itu, Haryanto juga menyampaikan apa saja yang sudah berhasil dibangun di Dapil 4 selama ini. Diantaranya perbaikan jalan desa, pembangunan drainase, penerangan jalan, rehab gedung pertemuan warga, hingga perbaikan sarana posyandu dan fasilitas umum lainnya yang selama ini menjadi usulan warga.
Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan hasil dari aspirasi warga pada reses-reses sebelumnya yang berhasil diperjuangkan hingga terealisasi. Ia berharap dengan reses kali ini, usulan-usulan baru dari warga bisa kembali ditindaklanjuti dan menjadi program pembangunan berikutnya.
“Kami ingin mendengar langsung dari bapak-ibu semua. Apa yang kurang, apa yang perlu diperbaiki, silakan disampaikan. Nanti akan kami bawa sebagai bahan pembahasan di DPRD,” ujarnya.

Ia berharap seluruh aspirasi yang masuk dalam reses tersebut tidak berhenti hanya sebagai catatan. Aspirasi itu akan dihimpun dan menjadi bahan pembahasan agar benar-benar bisa direalisasikan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Klaten.
Di tempat terpisah, anggota DPRD Kabupaten Klaten, Dea Primasanthy, http://A.Md.Keb., menggelar reses di Gedung Rest Area Permata RT 02/05 Kingkang, Wonosari. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 700an orang konstituen dari 14 desa di Kecamatan Juwiring.
Dalam audiensi itu, Dea menegaskan reses bukan sekadar formalitas, melainkan ruang untuk mendengarkan langsung apa yang dirasakan warga. Menurutnya, banyak persoalan yang hanya bisa dipahami jika didengar langsung dari masyarakat.
“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami catat dan kami perjuangkan. Ini tugas kami sebagai wakil rakyat untuk memastikan suara warga sampai ke pembahasan di DPRD,” ujar Dea. (Oe)








Komentar