oleh

Nyantri Dhaup Ageng: Mangkunegaran Resmi Terima Kanjeng Dimas Jelang Pernikahan dengan Gusti Sura

-Daerah-50 views

INDONNESIANEWS (Solo)–Rangkaian Hajad Dalem Dhaup Ageng Mangkunegaran berlanjut ke prosesi Nyantri, Selasa sore (4-11-2026). Prosesi ini menandai penerimaan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian atau Kanjeng Dimas oleh keluarga Mangkunegaran menjelang pernikahannya dengan http://G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura.

Kanjeng Dimas tiba bersama keluarga besar melalui Gerbang Selatan dan berjalan menuju Bangsal Topengan dengan iringan Gamelan Cara Balen. Di Bangsal Topengan, rombongan disambut utusan S.I.J. K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X. Penyerahan calon temanten pria dilakukan oleh juru bicara keluarga Kanjeng Dimas sebelum rombongan memasuki Pendapa Ageng.

Juru Bicara Dhaup Ageng, http://R.Ay.T. Ayu Rosetyastuti, menjelaskan Nyantri merupakan tata cara adat penerimaan calon temanten pria sekaligus menjadi momen pertemuan resmi dua keluarga.

“Nyantri menandai diterimanya calon temanten pria beserta keluarga besarnya ke dalam lingkungan keluarga Mangkunegaran. Prosesi ini juga menjadi bagian dari pembekalan untuk memperkenalkan adat dan tradisi keluarga Mangkunegaran,” ujar Ayu.

Di Pendapa Ageng, Kanjeng Dimas dan keluarganya diterima langsung oleh S.I.J. K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X bersama G.K.P. Mangkoenagoro IX dan sederek dalem. Penyambutan dilakukan melalui ramah tamah dan jamuan keluarga, sehingga Nyantri tidak hanya menjadi tahapan adat, tetapi juga ruang perjumpaan yang hangat antara dua keluarga.

*Diiringi Tari Menak Koncar*

Tata penyambutan turut diperkaya dengan persembahan Tari Menak Koncar yang dibawakan tujuh penari dari Kawedanan Langen Praja. Tarian klasik tersebut menyatu dengan prosesi, bukan sekadar hiburan.

Menurut Ayu, Tari Menak Koncar mengangkat kisah Adipati Menak Koncar yang sedang gandrung kepada Dewi Sekati. Dalam konteks Nyantri, tarian ini mengiringi suasana menjelang pernikahan sekaligus memperkenalkan kekayaan seni tradisi Mangkunegaran kepada keluarga calon temanten pria.

*Masa Persiapan Kanjeng Dimas*

Bagi Kanjeng Dimas, Nyantri menjadi masa persiapan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Ayu menyebut fungsi persiapan ini dapat dipahami berdampingan dengan prosesi Sengkeran yang sebelumnya dijalani Gusti Sura, tanpa menyamakan tata cara dan makna khusus masing-masing prosesi.

Usai penyambutan di Pendapa Ageng, Kanjeng Dimas bersama rombongan melanjutkan tahapan Nyantri menuju Prangwedanan.

Rangkaian Dhaup Ageng selanjutnya akan berlanjut pada Kamis (5-11-2026) dengan prosesi Langkahan, Siraman, Dodol Dawet, dan Midodareni sebagai bagian dari persiapan keluarga menjelang puncak pernikahan. (“/Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *