INDONNESIANEWS (Klaten)–Plt Bupati Klaten, Linda Benny, meninjau langsung kondisi Kantor Kecamatan Delanggu yang terbakar pada Selasa dini hari, 3 November 2026. Peninjauan dilakukan pada Selasa pagi bersama Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten.
Dalam tinjauan tersebut, Mbak Linda melihat langsung dampak kebakaran yang menghanguskan delapan ruangan. Delapan ruangan tersebut meliputi gudang, ruang pendamping PKH, ruang pendamping desa dan pendamping lokal desa, ruang arsip, serta aula. Akibat kejadian itu, sejumlah fasilitas pelayanan dan arsip penting ikut rusak.
Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di bagian belakang kantor.
Usai peninjauan, Mbak Linda mengatakan kerusakan yang terjadi cukup parah karena ruangan yang terbakar merupakan pusat pelayanan masyarakat.
“Cukup lumayan parah karena total ada delapan ruangan yang terbakar dan beberapa tempat pelayanan. Jadi, saya meninjau ke sini untuk mengetahui kondisi serta proses penindaklanjutannya seperti apa,” ungkapnya.
Meski begitu, ia memastikan masih ada beberapa ruangan yang masih layak pakai sehingga pelayanan publik tetap harus berjalan.
“Alhamdulillah, masih ada beberapa ruangan yang bisa dipakai. Jadi, walaupun terkena musibah, pelayanan masyarakat tetap harus berjalan. Semoga ini bisa ditangani dengan segera,” imbuh Mbak Linda.
Melalui peninjauan ini, Pemkab Klaten memastikan penanganan pascakebakaran akan segera ditindaklanjuti agar aktivitas pemerintahan dan pelayanan di Kecamatan Delanggu tidak lumpuh. (*/Oe)








Komentar