oleh

Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua, SD Negeri 1 Randusari Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang Akreditasi

-Pendidikan-118 views

INDONNESIANEWS (Randusari Wonogiri)–Upaya membangun sekolah yang nyaman dan berkualitas tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Di SD Negeri 1 Randusari, semangat itu tumbuh dari kebersamaan. Menjelang pelaksanaan akreditasi sekolah, pihak sekolah bersama orang tua siswa bergotong royong melakukan perbaikan berem jalan di depan lingkungan sekolah.

Menurut Kepala Sekolah SD Negeri 1 Randusari, Tri Kurniasih, S.Pd.SD., M.Pd., kegiatan kerja bakti dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Minggu-Senin (13-14/9-2026). Pelaksanaannya dilakukan secara bergantian dengan pembagian waktu, yaitu pagi hari untuk orang tua siswa kelas 4–6 dan sore hari untuk orang tua siswa kelas 1–3. Dengan penuh semangat, para orang tua siswa turut terlibat langsung dalam proses pekerjaan, mulai dari menyiapkan material, mengangkut adukan, hingga meratakan pengecoran.

Suasana gotong royong tampak begitu hidup. Tidak ada sekat antara sekolah dan orang tua. Semua bekerja bersama sesuai kemampuan masing-masing demi satu tujuan: menghadirkan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik.

Bagi SD Negeri 1 Randusari kata Tri Kurniasih, S.Pd. SF., M.Pd, kegiatan ini memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar memperbaiki akses jalan. Inilah bentuk kolaborasi yang sesungguhnya—ketika sekolah, orang tua, dan masyarakat mengambil peran bersama dalam membangun lingkungan pendidikan.

“Sekolah tidak dapat berjalan sendiri. Ketika orang tua dan sekolah memiliki kepedulian yang sama terhadap pendidikan anak, maka banyak hal yang dapat diwujudkan bersama. Gotong royong hari ini bukan hanya memperbaiki jalan, tetapi juga memperkuat hubungan dan kepercayaan antara sekolah dengan orang tua,” ujarnya.

Persiapan menghadapi akreditasi pun tambah dia tidak dimaknai sebatas menyiapkan dokumen dan administrasi. Lebih dari itu, sekolah berupaya menunjukkan bahwa budaya mutu hadir dalam kehidupan sehari-hari melalui lingkungan yang tertata, kepedulian terhadap sarana prasarana, serta keterlibatan orang tua dan masyarakat.

“Perbaikan berem jalan di depan sekolah diharapkan dapat memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi siswa, guru, orang tua, serta masyarakat yang beraktivitas di sekitar sekolah,” tuturnya.

Di balik setiap adukan semen dan setiap tenaga yang dicurahkan, tersimpan pesan penting bahwa kemajuan sekolah adalah tanggung jawab bersama.

Sebab, kata Tri Kurniasih, S.Pd. SD., M.Pd lagi membangun pendidikan tidak cukup hanya dengan menghadirkan ruang kelas dan fasilitas. Pendidikan yang kuat lahir dari kolaborasi, kepedulian, dan kebersamaan.

Apa yang dilakukan SD Negeri 1 Randusari menjadi gambaran sederhana bahwa ketika sekolah dan orang tua bersatu, sebuah pekerjaan yang berat dapat diselesaikan dengan ringan. Dan dari kebersamaan itulah, sekolah terus melangkah menuju perubahan yang lebih baik.

“Karena yang dibangun hari ini bukan hanya sebuah jalan,
tetapi juga jalan menuju masa depan anak-anak.” Tutup Tri Kurniasih, S.Pd.SD., M.Pd. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *