oleh

KBMKB Ke-34 Klaten Resmi Dibuka di Desa Malangjiwan Kebonarum Klaten

-Daerah-18 views

INDONNESIANEWS (Klaten)–Pemerintah Kabupaten Klaten bersama Kodim 0723/Klaten membuka secara resmi Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar atau KBMKB Ke-34 Tahun Anggaran 2026. Pembukaan dipusatkan di Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum.

Upacara pembukaan digelar di Umbul Brondong, Desa Ngrundul Kecamatan Kebonarum, Jumat 26 Juni 2026. Kegiatan ini menandai dimulainya program percepatan pembangunan pedesaan berbasis sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten Jaka Purwanto, S.Sos., M.M. Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Luis Timor Riyanto, Danramil 16/Tulung.

Turut hadir sejumlah pejabat Forkopimda dan instansi terkait. Di antaranya Kasdim 0723/Klaten Mayor Inf Ismail Syahuddin, S.Sos., Kabag Ops Polres Klaten Kompol Suharjo, S.E., dan Pasiter Kodim 0723/Klaten Kapten Inf Eka Atmaja.

Hadir pula Danramil 06/Kebonarum Kapten Inf Rudiyanto, Camat Kebonarum I Nyoman Gunadika, S.E., Sekretaris Dinsos Klaten, Sinung Nugroho, para kepala desa se-Kecamatan Kebonarum, unsur BPD, Tim Penggerak PKK, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Dalam amanat Bupati Klaten yang dibacakan Jaka Purwanto disebutkan, KBMKB Ke-34 bukan sekadar agenda pembangunan rutin. Program ini merupakan gerakan sosial, gerakan pembangunan, sekaligus gerakan pemberdayaan masyarakat.

“KBMKB merupakan bukti nyata bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat, lebih efektif dan lebih berkelanjutan ketika pemerintah dan masyarakat berjalan beriringan dalam satu tujuan,” demikian amanat Bupati.

Bupati juga menegaskan desa merupakan ujung tombak pembangunan daerah. “Desa yang maju akan melahirkan kecamatan yang kuat. Kecamatan yang kuat akan membentuk kabupaten yang maju,” lanjut amanat tersebut.

Perwira Pelaksana Kapten Inf Eka Atmaja merinci sasaran fisik KBMKB di Desa Malangjiwan. Meliputi betonisasi jalan pertanian 570 meter, tebal 12 cm, lebar 3 meter, pembangunan talud 98 meter, dan rehab RTLH 3 unit.

Selain fisik, ada juga sasaran non fisik berupa penyuluhan Bela Negara dan penyuluhan Administrasi Kependudukan Dukcapil. Kegiatan ini untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan tertib administrasi warga.

Kapten Eka menyebutkan pelaksanaan kegiatan berlangsung 26 Juni sampai 23 Juli 2026. Setiap hari dikerahkan 87 tenaga kerja gabungan TNI, Polri, teknisi, aparat desa, dan masyarakat.

Kasdim 0723/Klaten Mayor Inf Ismail Syahuddin menegaskan KBMKB diarahkan untuk infrastruktur dasar dan penguatan SDM. “Salah satu sasaran utama adalah betonisasi jalan pertanian 570 meter yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Malangjiwan Suprianto mengaku bersyukur desanya ditunjuk sebagai lokasi KBMKB. Menurutnya, program ini sangat dinantikan warga karena menyasar kebutuhan dasar.

“Alhamdulillah warga Malangjiwan sangat antusias. Jalan pertanian ini urat nadi ekonomi petani kami. Kalau sudah dibeton, akses angkut hasil panen jadi lebih mudah dan cepat,” kata Suprianto saat ditemui usai upacara.

Suprianto juga menyebut warga siap mendukung penuh. “Kami kerahkan 45 orang masyarakat setiap hari untuk gotong royong. Semoga KBMKB ini lancar, selesai tepat waktu, dan manfaatnya dirasakan seluruh warga,” pungkasnya. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *