INDONNESIANEWS (Klaten)–Insan Purnakaryawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Klaten menggelar acara Tasyakuran dan Silahturahmi di Owah Cafe, Klaten, Rabu (12-8-2026).
Acara ini menjadi ajang mempererat tali persaudaraan antar anggota IPPK-KORMI Klaten sekaligus bentuk rasa syukur. Hadir dalam acara tersebut Ketua IPPK-KORMI Klaten Drs. Djoko Sutrisno, MM, Wakil Ketua IPPK Drs. H. Suparno, S.Pd., MM, Penasehat IPPK-KORMI Sunardi, perwakilan INORGA, Widyanita, Purna Pemda, dan ratusan anggota IPPK-KORMI Klaten.
Ketua Panitia Tasyakuran dan Silahturahmi, Drs. H. Suparno, S.Pd., MM, dalam sambutannya berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan dan mempererat silaturahmi sesuai dengan tujuan digelarnya acara.

Ia juga menyampaikan bahwa tasyakuran merupakan wujud syukur kepada Allah SWT.
“Alhamdulillahirobbil ‘alamin. Mudah-mudahan Allah menerima syukur kita. Kami yakin seyakin-yakinnya, karena ini perintah Allah. Siapa yang bersyukur, Allah akan menambah dan melimpahkan nikmat-Nya kepada kita semua. Khususnya kepada keluarga besar IPPK dan KORMI Kabupaten Klaten,” ujarnya.
Ketua IPPK Kabupaten Klaten, Drs. Djoko Sutrisno, MM, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Tasyakuran dan Silahturahmi IPPK sudah diselenggarakan setiap tahun dan tahun ini merupakan tahun ke-10. Biasanya acara ini didahului dengan Senam Sehat yang pesertanya pernah mencapai 1000 hingga 2000 orang, seperti yang baru saja dilakukan Sabtu 4 Agustus Senam Sehat Proklamasi 2026 bertempat di Monumen Juang 1945.
Lebih lanjut ia mengatakan, tasyakuran secara umum merupakan bentuk rasa syukur para pensiunan dan purna tugas, baik dari unsur pendidikan maupun dari Pemda yang telah mengabdikan diri kepada negara. “Dan kita bersyukur, setelah pensiun masih memiliki berbagai kegiatan melalui wadah seperti IPPK, KORMI, BANN, Taman Bacaan Masyarakat, Forum Komunikasi Anti Korupsi, dan banyak kegiatan lainnya,” katanya.
Ia menambahkan, setiap tahun selain Halal Bihalal dan HUT, IPPK juga rutin menggelar berbagai kegiatan senam. Di antaranya Senam Hardiknas, Senam Proklamasi, Senam Haornas, hingga peringatan Hari Ibu pada 22 Desember.

Untuk kegiatan eksternal, IPPK rutin melaksanakan bakti sosial. Program yang dilakukan di antaranya bakti sosial stunting di 26 kecamatan, bakti sosial pembagian sembako setiap tahun, pengelolaan Rumah Baca Masyarakat, Gerakan Tanam Pohon sebagai Bentuk Cinta Bumi, pembagian ratusan nasi bungkus, dan Penebaran Ikan Nila di salah satu desa.
“Acara tasyakuran hari ini perlu diperluas. Meski demikian, motor penggeraknya tetap IPPK-KORMI bersama induk-induk organisasi olahraga di bawah KORMI. Selain itu juga melibatkan Purna Pemda dan unsur undangan lainnya,” ujarnya.
Ia berharap melalui tasyakuran ini kekompakan dan kebersamaan semakin terjalin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di dunia pendidikan. “Harapannya bisa mendukung kegiatan ramah pendidikan karakter, ramah pencegahan narkoba, anti korupsi, wawasan kebangsaan, dan lain sebagainya,” pungkasnya.
Selama 10 tahun terakhir, IPPK telah menjangkau hampir 100 sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK dengan terjun langsung ke sekolah. Selain mengundang narasumber untuk ceramah di Pendopo dan Unwidha, IPPK juga menjalin kerja sama dengan UMKLA yang akan terus ditindaklanjuti.

Ia berpesan agar seluruh pengurus IPPK, KORMI, dan INORGA baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan tetap menjaga kebersamaan, kekompakan, dan kesinambungan program. “Saya berharap semua tetap taat, patuh, dan loyal kepada organisasi di tingkat cabang. Organisasi ini harus kita sengkuyung bersama, termasuk dalam hal pendanaan. Selama ini kita masih mandiri dari iuran anggota maupun pengurus,” ujarnya.
Selain itu ia menekankan pentingnya pengendalian diri dalam berbagai aspek. “Kita harus mengedepankan keteladanan dan gaya hidup sederhana, tidak berlebihan dan bermewah-mewahan, baik dalam hal konsumsi, seragam, dan sebagainya,” pungkasnya.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua IPPK-KORMI, Drs. Djoko Sutrisno, MM, yang diberikan kepada pensiunan Pemda, Ibu Wahyuningsih. Dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Penasehat IPPK, Sunardi, S.Pd, yang diberikan kepada Sekretaris IPPK Drs. H. Kasidi.
Prosesi pemotongan tumpeng diiringi lagu selamat ulang tahun yang dinyanyikan bersama seluruh tamu yang hadir, yang menambah semarak dan kemeriahan acara tersebut. (Oe)








Komentar