oleh

Duel Ulang di Pilkades Baki Pandeyan Sukoharjo, Petahana Yamto Ditantang Mantan Kades 2 Periode Parjiyo

-Ragam-41 views

INDONNESIANEWS (Sukoharjo) –Bursa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Bali Pandeyan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo dipastikan sengit. Dua tokoh senior akan kembali berhadapan memperebutkan kursi Kades.

Kandidat pertama adalah petahana Yamto (64) yang kembali maju untuk mempertahankan jabatannya. Penantangnya adalah Parjiyo (74), mantan Kades Bali Pandeyan selama 2 periode yang pada Pilkades lalu kalah melawan Yamto.

Ditemui di kediamannya, Yamto mengungkapkan alasannya kembali maju adalah untuk meneruskan program yang belum tuntas, yakni mewujudkan Baki Pandeyan sebagai Desa Unggulan.

Ia memaparkan, saat ini desanya telah memiliki fasilitas olahraga lengkap seperti lapangan tenis, bola voli, dan tenis meja di setiap RW, serta lapangan sepak bola yang siap dipasang lampu penerangan.

“Sebenarnya setiap RT saya kasih catur 2, tapi karena ada potongan dana DD sudah berkurang saya tunda untuk pelaksanaan Pilkada, karena ada pilihan kepala desa, pembentukan BPD dan pembentukan panitia untuk Pilkades ini membutuhkan dana yang besar, saya fokuskan untuk itu,” ujarnya.

Jika kembali terpilih, Yamto mengaku akan bermusyawarah dengan BPD untuk membangun kolam renang umum yang komersil dengan harga khusus untuk warga dan harga umum untuk masyarakat luar.

“Kalau saya kembali terpilih akan musyawarah dengan BPD kalau diizinkan akan membangun kolam renang untuk umum. Komersil untuk warga dengan harga khusus dan masyarakat umum,” tuturnya.

Sementara itu, Parjiyo mengaku keputusannya kembali turun gelanggang di Pilkades kali ini murni karena adanya permintaan dan dorongan dari warga yang menginginkan dirinya kembali memimpin.

“Maju sebagai calon Kades karena diminta warga,” ungkap Parjiyo.

Terkait visi misi, mantan Kades 2 periode tersebut menegaskan jika nanti kembali mendapat amanah, ia akan fokus untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal, cepat dan tidak membeda-bedakan sebagai kunci untuk memajukan Desa Bali Pandeyan. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *