INDONNESIANEWS (Solo)–Sholat tarawih terakhir di Masjid Sheikh Zayed Solo, Minggu (19-3-2026) malam, sempat terjeda karena menunggu pengumuman Sidang Isbat Pemerintah pusat, untuk menentukan 1 Syawal atau Iedul Fitri 1447-H.
Sebelum sholat isya Pengelola masjid Sheikh Zayed Solo, melalui pengeras suara mengumumkan bahwa sholat tarawih menunggu Sidang Isbat Pemerintah pusat yang tengah berlangsung.
Setelah sholat Isya dan di tutup doa, jamaah harus menunggu hasil Sidang Isbat Pemerintah. Beberapa jamaah terlihat melalui hp memantau jalannya penentuan 1 Syawal atau Iedul Fitri.
Setelah menunggu cukup lama sekitar pukul 19.48 WIB, pengelola Masjid Sheikh Zayed akhirnya mengumumkan hasil sidang isbat Pemerintah pusat, bahwa 1 Syawal jatuh pada hari Sabtu Paing.
Dengan keputusan itu, pengelola menyampaikan masih akan melaksanakan sholat Tarawih, Progam i’htikaf dan qiyamullail atau sholat malam pukul 02.00 WIB.
Masih menurut pengelola bahwa sholat Ied di Masjid Sheikh Zayed akan dilaksanakan Sabtu pagi, pukul 06.00 WIB.
Meskipun Pemerintah pusat telah mengumumkan 1 Syawal jatuh hari Sabtu, tapi sejumlah masjid di kota Solo banyak yang sudah melakukan takbiran, dan berlebaran pada Jumat (20-3-2026) pagi. Seperti diketahui Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal jatuh pada Jumat, berbeda dengan pemerintah. (Oe)








Komentar