INDONNESIANEWS (Klaten)–Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III TA 2026 Kodim 0723/Klaten di Lapangan Sedayu, desa Sedayu, kecamatan Tulung, Klaten, sempat diwarnai kepanikan. Tenda tamu undangan sepanjang sekitar 30 meter ambruk pada Rabu (15-7-2027) pagi.
Kejadian terjadi saat PJ Sekda Klaten, Joko Purwanto, sedang memberikan sambutan mewakili Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tenda ambruk bermula dari sisi Utara dan roboh dengan cepat. Spontan para tamu undangan yang duduk di bawah tenda merah putih itu langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Para tamu undangan yang terdiri dari unsur Forkopimda, TNI, Polri, ASN, dan masyarakat hanya mengalami keterkejutan.
Menurut Kades Sedayu, Sri Kuwatno, pihaknya sebenarnya sudah mempersiapkan tenda dengan baik. Namun insiden tersebut terjadi akibat faktor alam yang tidak bisa dihindari.
“Alam tidak bisa kita lawan tetapi dengan insiden kecil robohnya tenda tamu undangan ini akan menjadi cerita indah bagi kami. Alhamdulillah semua aman, tidak ada korban, terkendali, cuma tendanya aja yang roboh,”ujarnya.
Usai kejadian, suasana dapat dikendalikan dan acara upacara pembukaan TMMD tetap dilanjutkan.
Baliho di lokasi menunjukkan kegiatan tersebut merupakan Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 Wilayah Kodim 0723/Klaten dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti penyebab ambruknya tenda. Namun diduga kuat struktur tenda tidak mampu menahan beban dan tiupan angin. (Oe)








Komentar