INDONNESIANEWS (Solo)–Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Solo terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Peserta Didik (Serdik) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimen) Polri Dikreg ke-66 Tahun 2026 menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama lima pilar keselamatan jalan di Polresta Surakarta, Rabu (11/2/2026).
FGD tersebut diinisiasi Serdik Sespimen dan diwakili oleh Kompol Agung Yudiawan. Kegiatan ini melibatkan unsur Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), kepolisian, serta Jasa Raharja sebagai bagian dari lima pilar keselamatan jalan.
Kompol Agung menyampaikan, forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk membahas tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Solo. Menurutnya, kepadatan kendaraan dan tingginya mobilitas masyarakat menjadi tantangan tersendiri dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.
“Melalui diskusi ini kami ingin memperkuat langkah bersama, baik dari sisi pencegahan, rekayasa lalu lintas, penegakan hukum, hingga penanganan korban kecelakaan. Semua unsur memiliki peran penting,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa penanganan kecelakaan tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi berkelanjutan antarinstansi untuk menekan potensi kecelakaan sekaligus meningkatkan respons cepat saat insiden terjadi.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Agung juga mengapresiasi kinerja jajaran kepolisian dan instansi terkait yang selama ini telah bersinergi menjaga keselamatan berlalu lintas di Kota Solo. Ia berharap FGD ini dapat melahirkan rekomendasi konkret guna memperkuat sistem keselamatan jalan.
Pihaknya turut menyampaikan terima kasih kepada Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, beserta jajaran yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Melalui FGD ini, Serdik Sespimen Dikreg ke-66 berkomitmen mendorong terwujudnya lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan di Kota Solo. (Bud)














Komentar