oleh

Ribuan Warga Hadiri Pagelaran Wayang Kulit Tasyakuran Keluarga R. Bambang Sridaya

-Ragam-207 views

INDONNESIANEWS (Klaten)–Pagelaran wayang kulit digelar di barat Masjid Jombor, Desa Jombor, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten Sabtu (18-7-2026). Acara ini merupakan bentuk tasyakuran keluarga Raden Bambang Sridaya sekaligus upaya melestarikan kesenian tradisional Jawa.

Acara dibuka dengan penyerahan tokoh wayang dari R. Bambang Sridaya selaku tuan rumah kepada dalang Ki Tantut Sutanto sebagai simbol dimulainya pagelaran. Setelah itu Ki Tantut Sutanto membawakan lakon khas wayang kulit dan berhasil menghibur ratusan warga yang hadir sejak malam hingga dini hari.

Suasana semakin meriah dengan penampilan bintang tamu Anik Sunyahni, Niken Salindri, serta Mboke Ganden dan Bagong Gendowor. Suara merdu Niken Salindri memukau penonton, ditambah banyolan-banyolan lucu dari Sinder Anik Sunyahni dan Mboke Ganden yang membuat warga tertawa sepanjang acara.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Kadarwati. Kehadiran Bupati Klaten yang datang di tengah berlangsungnya pagelaran disambut antusias oleh warga dan panitia.

Dalam sambutannya, Bupati Hamenang mengapresiasi terselenggaranya pagelaran wayang kulit dalam rangka tasyakuran keluarga Bapak Raden Bambang Sridaya. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Klaten, kami mengapresiasi kegiatan ini. Wayang kulit adalah warisan budaya bangsa yang harus terus kita lestarikan. Melalui pagelaran seperti ini, kita bisa mengajak anak muda untuk mencintai budaya sendiri dan tidak melupakan jati diri sebagai orang Jawa,” ujarnya.

R. Bambang Sridaya selaku tuan rumah menyampaikan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk tasyakuran wujud syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan. Selain itu, pagelaran ini juga sebagai bentuk berbagi kepada masyarakat atas keberhasilan usahanya sekaligus untuk menghormati para leluhur.

“Usaha kita berhasil, biar masyarakat juga merasakan keberhasilan,” ujarnya.

Ia berharap pagelaran wayang kulit dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi warga sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Jawa.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan adanya Bazar UMKM Desa Jombor yang diikuti pelaku usaha lokal. Pagelaran ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Kabar Pendopo sehingga dapat disaksikan masyarakat luas. Warga tampak antusias menikmati pertunjukan sambil berbelanja di bazar yang digelar di lokasi acara. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *