INDONNESIANEWS (Solo)–Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi membuka Kejuaraan “Gubernur Jateng Drag Bike 2026” yang digelar di Sirkuit NP, Jl. Menteri Supeno, Solo, Minggu (6/9/2026). Ajang balap lurus ini dimulai pukul 07.30 WIB dan menjadi bagian dari upaya Pemprov Jateng dalam mewadahi hobi otomotif serta menjaring bibit pembalap berprestasi di Jawa Tengah.
Acara yang mengusung tagline “Ngopeni. Nglakoni. Jateng” ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari IMI Jateng, PETE Racing Team, hingga sejumlah sponsor otomotif.
Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam ajang Drag Bike. “Di ajang drag bike ini dituntut keterampilan, ketepatan, kecepatan, tetapi yang paling utama adalah keselamatan. Sehingga saya ingin, saya minta tolong para pembalap mengutamakan keselamatan. Jangan sampai ada human error yang mengakibatkan hal yang tidak diinginkan. Termasuk para penonton, saya yakin sudah tahu mana yang aman dan mana yang tidak,” ujarnya.

Ahmad Luthfi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara tersebut. “Prinsipnya, di mana ada event olahraga di situ ada kebersamaan di antara kita. Karena olahraga adalah salah satu sarana dalam rangka persatuan dan kesatuan yang tidak mengenal agama, ras, maupun faksi antar golongan. Di sinilah kita akan timbulkan prestasi. Jawa Tengah adalah gudangnya prestasi,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan serupa tidak hanya akan digelar di Solo. “Ke depan kegiatan ini juga akan digelar di seluruh kabupaten/kota. Boyolali akan muncul, dan kabupaten/kota lain juga akan muncul,” tegasnya.
Usai memberikan sambutan, orang nomor 1 di Jateng itu secara resmi membuka lomba Drag Bike Gubernur Jateng 2026 dengan mengibarkan bendera start. Para peserta kemudian melintasi lintasan sepanjang 201 meter yang telah ditetapkan panitia. Ajang ini diikuti sekitar 600 pembalap dari berbagai daerah di tanah air.

Salah satu sponsor yang mendukung acara tersebut adalah LT MEN. Brand perawatan kulit dan grooming 100% lokal ini memiliki home base di Surabaya.
Dito, Sales LT MEN mengatakan, pihaknya mendukung acara ini karena melihat sisi positif bagi para pecinta otomotif. “Nah dari event ini kita melihat sisi positifnya bahwa teman-teman yang punya hobi itu bisa berprestasi dan memiliki wadah sehingga tidak meresikokan juga masyarakat yang ada di luar sirkuit,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama ini banyak pembalap yang belum punya wadah sehingga kerap balapan di jalan raya atau disebut pembalap liar. Dengan adanya event resmi seperti ini, diharapkan mereka bisa menyalurkan hobi di tempat yang aman dan sesuai aturan. (Oe)








Komentar