INDONNESIANEWS–Di (Klaten)–Pemerintah Kecamatan Karanganom resmi meluncurkan program KUMIS CAKAR, singkatan dari Kunjung Miskin Camat Karanganom, pada Jumat (26-6-2026). Program ini menjadi upaya langsung pemerintah kecamatan dalam menjangkau warga kurang mampu.
Peluncuran program dilakukan langsung oleh Camat Karanganom, Joko Handoyo. Kegiatan pertama KUMIS CAKAR digelar di Dukuh Polengan, Desa Karangan, tepatnya di rumah Bapak Slamet sebagai titik awal kunjungan.

Menjelaskan tujuan program, Joko Handoyo menyampaikan bahwa KUMIS CAKAR dirancang sebagai bentuk kehadiran negara yang lebih dekat ke masyarakat. Tujuan KUMIS CAKAR ada tiga. Pertama membagikan bantuan langsung ke warga miskin. Kedua mengecek kondisi sosial warga secara langsung. Ketiga mendengarkan keluhan dan kebutuhan mereka,” ujar Joko Handoyo.
Program KUMIS CAKAR diagendakan rutin dilaksanakan setiap dua minggu sekali pada hari Jumat. Dengan jadwal berkala ini, diharapkan jangkauan bantuan dan pendataan sosial bisa lebih merata ke seluruh wilayah kecamatan.
Turut hadir dalam kegiatan launching tersebut sejumlah pihak terkait. Di antaranya pejabat struktural kecamatan beserta staf Kecamatan Karanganom, pendamping desa dan pendamping lokal desa, pendamping Program Keluarga Harapan, serta Petugas Penyuluh Lapangan.

Kehadiran unsur sosial lain juga terlihat dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan dan BUMDes Makmur Sejahtera Karanganom. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan memperkuat pelaksanaan program di lapangan.
Melalui KUMIS CAKAR, Kecamatan Karanganom menargetkan penanganan kemiskinan yang lebih tepat sasaran dan responsif. “Pendekatan door to door diharapkan mampu menjembatani langsung kebutuhan warga dengan kebijakan pemerintah kecamatan,” tutup Joko Handoyo. (Oe)











Komentar