oleh

Wajah Lesu Bupati Klaten Usai OTT: Mohon Maaf Telah Mengecewakan Warga

-Hukum-41 views

INDONNESIANEWS (Klaten)–Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan permintaan maaf kepada warga Klaten usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

Permintaan maaf itu disampaikan Hamenang saat digiring penyidik keluar dari Mapolresta Klaten, Kamis (15-10-2026) malam, setelah menjalani pemeriksaan maraton. “Pertama-tama saya mohon maaf, telah mengecewakan masyarakat Kabupaten Klaten,” ujar Hamenang di hadapan wartawan.

Dengan wajah lesu dan mengenakan masker putih, Hamenang mengaku bersalah dan siap mengikuti proses hukum yang berlaku. “Mohon maaf, mohon doanya,” katanya singkat sebelum masuk ke mobil.

Pantauan di lokasi, Hamenang bersama sejumlah pejabat keluar dari gedung Polresta Klaten sekitar pukul 22.30 WIB melalui pintu utara ruang SIM, dengan penyidik yang terlihat membawa koper dan kantong barang bukti.

Rombongan kemudian dibawa menggunakan enam mobil jenis Avanza dan Innova menuju stasiun Klaten, namun situasi gelap membuat tidak jelas siapa saja yang turut dibawa.

Sebelumnya, KPK membenarkan mengamankan Bupati Klaten dalam OTT di Klaten dan Jakarta dengan total 20 orang yang diamankan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut OTT terkait dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam pengadaan barang dan jasa, perizinan, hingga setoran dari OPD. “Perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, berkenaan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari OPD,” kata Budi.

KPK juga mengusut dugaan aliran suap dari Bupati kepada oknum Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memoles hasil audit.

Dalam operasi itu, penyidik menyita uang tunai sekitar Rp 1 miliar. “Tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai. Masih proses hitung. Hitungan awal sementara sekitar Rp 1 miliar,” tutur Budi. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *