INDONNESIANEWS (Klaten)–Seekor ular piton ukuran besar mati di tembak setelah diketahui memakan ternak ayam seorang warga di desa Sebrang lor, Trucuk, Klaten, Sabtu (14-2-2026) dinihari.
Menurut Tati, kejadian bermula saat Ia bersama suami dan anaknya yang belum tertidur mendengar suara ayam miliknya yang berbunyi gaduh, “petok-petok”.
Curiga ada sesuatu pada ayamnya suami dan anaknya lalu keluar rumah untuk memeriksa kondisi ayam yang ada di kandang belakang rumah.

Saat itulah suami dan anaknya mendapati seorang ular piton besar sepanjang 4 meter telah memangsa seorang anak betina berwarna putih. “Saat ketahuan ular piton berusaha kabur,” ujarnya.
Suaminya lalu mengambil senapan angin yang ada didalam rumah dan mengisi dengan peluru. Ular piton atau ular sawa itu lalu ditembak bagian kepala dan akhirnya mati. “Ular ditembak beberapa kali sampai mati,” tuturnya.
Ular piton, merupakan salah satu ular terbesar di dunia. Mereka dikenal karena ukuran tubuhnya yang besar dan kemampuan mereka untuk memangsa hewan besar. Ular piton tidak berbisa, tapi mereka menggunakan kekuatan tubuhnya untuk membunuh mangsa dengan cara melilit. (Oe)








Komentar