INDONNESIANEWS (Klaten)–Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 wilayah Kodim 0723/Klaten di Desa Sedayu, Kecamatan Tulung secara resmi ditutup. Upacara penutupan dilaksanakan di Lapangan Desa Sedayu pada Kamis (13-8-2026).
Seluruh target kegiatan, baik fisik maupun nonfisik yang merupakan kolaborasi TNI, Pemda, dan warga, dinyatakan rampung 100% sesuai rencana awal.
Upacara dipimpin langsung Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P. sebagai Irup. Turut hadir Pj Sekda Klaten Jaka Purwanto, http://S.Sos., M.M. mewakili Bupati Klaten, Kasiren Korem 074/Warastratama Letkol Cba (K) Herna K., Kadispermasdes Klaten Dra. Wahyuni Sri Rahayu, M.Si., Kalaksa BPBD Klaten Sahruna, S.H., C.N., serta perwakilan Kejari Klaten.
Hadir juga Camat Tulung Hendri Pamukas, S.Sos., M.M., Danramil 16/Tulung Kapten Inf Luis Timor Riyanto, Kapolsek Tulung AKP Nur Sya’ban, para Danramil jajaran Kodim 0723/Klaten, Kapolsek rayon Jatinom, Perwira Staf Kodim 0723/Klaten, Kades Sedayu, Sri Kuatno, para kades se-Kecamatan Tulung, dan tokoh agama serta tokoh masyarakat.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan Dandim, disampaikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang terlibat.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemkab Klaten dan seluruh OPD, TNI-Polri, serta masyarakat. Berkat semangat gotong royong dan kerja keras, semua rangkaian TMMD berjalan aman, lancar dan sukses,” ucapnya.
Pangdam menegaskan tema TMMD 2026 “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan desa sebagai pilar utama pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.
Ia menekankan, pembangunan desa tak hanya soal infrastruktur. Sasaran utamanya juga penguatan SDM, ketahanan wilayah, serta menumbuhkan kebersamaan antara pemerintah, TNI dan rakyat dalam menghadapi tantangan ke depan.
Di akhir amanat, Pangdam berharap hasil pembangunan TMMD bisa dirasakan manfaatnya jangka panjang oleh warga. Fasilitas yang sudah dibangun juga diminta dijaga dan dirawat bersama agar lebih awet dan terus mendukung aktivitas masyarakat.
Perwira Pelaksana TMMD melaporkan, sasaran fisik di Desa Sedayu sudah selesai semua. Rinciannya: betonisasi jalan 770 meter, pembangunan talud 250 meter, rehab RTLH 3 unit, dan pembuatan jamban 5 unit.
Untuk sasaran nonfisik, digelar penyuluhan wawasan kebangsaan, administrasi kependudukan, serta materi edukasi lain guna menambah wawasan dan kesadaran warga dalam bernegara.
Selesainya seluruh target ini membuktikan kuatnya sinergi TNI, Pemda, instansi terkait dan masyarakat Desa Sedayu yang aktif di setiap tahapan. TMMD tak hanya meninggalkan infrastruktur, tapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Acara ditutup dengan peresmian jalan betonisasi hasil TMMD. Jalan baru ini diharapkan memperlancar mobilitas warga dan akses ke lahan pertanian serta kebun, sehingga dapat mendongkrak produktivitas dan ekonomi masyarakat setempat.
Melalui TMMD Sengkuyung Tahap III 2026, Kodim 0723/Klaten bersama Pemkab Klaten kembali menunjukkan komitmen mempercepat pembangunan desa. Gotong royong, kolaborasi lintas sektor, dan kemanunggalan TNI-Rakyat menjadi kunci mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Kades Sedayu Sri Kuatno dalam kesempatan sama mengucapkan terimakasih kepada pihak TNI dan masyarakat yang terlibat dalam TMMD Sengkuyung tahap III 2026. “Semoga ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Sedayu,” ujarnya. (Oe)












Komentar