oleh

Plt Bupati Klaten Hadiri Gerakan Pangan Murah Serentak, 20 Stan UMKM Sediakan Bahan Pokok Terjangkau

-Daerah-47 views

INDONNESIANEWS (Klaten)–Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten, Rabu (21-10-2026).

Kegiatan ini merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia, BUMD, OPD, serta pemerintah kabupaten/kota. Tujuannya untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, Gerakan Pangan Murah tidak boleh hanya berorientasi pada kegiatan, tetapi harus berfokus pada hasil nyata bagi masyarakat.

“Jangan berorientasi pada kegiatan. Sehingga orientasi kita adalah orientasi hasil. Karena bahan pokok penting, pangan murah ini adalah hal yang esensi dari masyarakat kita. Ketersediaan saja tidak cukup tanpa adanya keterjangkauan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah perlu melakukan intervensi untuk menjaga keterjangkauan harga, termasuk mendukung kelompok tani dan peternak agar biaya produksi lebih terkendali. Komoditas yang menjadi perhatian meliputi beras, minyak, telur, dan kebutuhan pokok lainnya. Luthfi juga menekankan pentingnya mitigasi dan koordinasi lintas sektor untuk menjaga capaian ketahanan pangan Jawa Tengah.

Sementara itu, Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi menyampaikan bahwa di Klaten kegiatan tersebut melibatkan 20 stan UMKM yang menyediakan beragam kebutuhan, mulai dari sayur-mayur, beras, telur, hingga produk unggulan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan UMKM lokal.

“Kami mengundang masyarakat sekitar untuk ikut meramaikan dan berbelanja karena bahan-bahan yang disediakan di sini cukup banyak dengan harga yang terjangkau. Harapan kami, kegiatan ini bisa sedikit membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Mbak Linda.

Ia juga mengapresiasi peran KWT di Klaten yang telah produktif selama bertahun-tahun dan menjadi salah satu faktor penting dalam ketahanan pangan daerah.

“Konsep utamanya tetap ketahanan pangan, dan mereka termasuk salah satu faktor terpenting. Harapannya, ke depan kita bisa terus berkolaborasi dengan pemerintah agar KWT di Kabupaten Klaten semakin berkembang dan lebih dikenal lagi,” tambahnya. (*/Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *