INDONNESIANEWS (Klaten)–Pemerintah Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, menggelar upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus Hari Jadi ke-114 Desa Sidowayah di Istana Siblarak, kawasan objek wisata Siblarak, Senin (17-8-2026).
Acara dimulai pukul 09.00 WIB. Upacara diikuti 600-700 orang terdiri dari perwakilan dunia pendidikan, ibu-ibu kelompok pengajian, santri pondok pesantren, RT/RW, petugas linmas, kelompok tani, TPS 3R, dan tukang.
Bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Desa Sidowayah, Mujahid Jaryanto. Pengibar bendera pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI dipercayakan kepada siswa SMAN 1 Polanharjo.
Suasana upacara juga dimeriahkan pertunjukan seni. Ada tari Bedayan yang dibawakan siswi SMAN 1 Polanharjo, serta tari dari TP PKK Kecamatan Polanharjo. Turut hadir tokoh masyarakat setempat serta Muspika.
Menurut Kades Sidowayah, Mujahid Jaryanto, kesederhanaan perayaan tahun ini berkaitan dengan fokus BUMDes Sidowayah memperkuat ekonomi warga. Salah satu langkah besarnya adalah pembelian lahan senilai Rp3,7 miliar untuk menambah aset dan mengembangkan usaha desa.
“Kami sedikit menghemat karena BUMDes baru saja membeli tanah seharga Rp3,7 miliar,” ungkap Mujahid.
Mujahid menargetkan BUMDes Sidowayah ke depan mampu memberi manfaat ekonomi yang semakin besar. Pemdes bahkan berambisi menjadikan BUMDes Sidowayah sebagai salah satu yang terbaik di Kabupaten Klaten. “Target kita jadi BUMDes terbaik se-Klaten. Syukur-syukur bisa tingkat nasional,” tegasnya.
Selain upacara, peringatan juga diwarnai tradisi potong tumpeng sebagai doa agar desa dijauhkan dari marabahaya. Rangkaian kegiatan sebenarnya sudah digelar sejak beberapa hari sebelumnya berupa lomba rakyat seperti tangkap lele, balap karung, voli plastik, hingga tarik tambang. Dengan mengusung tema “Sidowayah Berkembang, Terkenal, Luar Biasa”, seluruh rangkaian acara dibuat lebih sederhana sebagai bentuk efisiensi keuangan desa. (Oe)








Komentar