INDONNESIANEWS (Klaten)–Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau pelaksanaan vaksinasi campak di Puskesmas Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Rabu (8-462026). Ia didampingi Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, dan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ahmad Luthfi menyatakan bahwa kasus campak di Jawa Tengah menjadi perhatian serius pemerintah. Beberapa daerah telah dilakukan deteksi dini, dan penanganan dilakukan secara serentak oleh Dinas Kesehatan provinsi maupun kabupaten/kota.
“Campak menjadi prioritas utama agar masyarakat tetap sehat. Hari ini kita pastikan capaian vaksinasi sudah mendekati 90 persen,” katanya. Ia mengimbau masyarakat untuk melengkapi vaksinasi dan menerapkan pola hidup sehat.
Mas Hamenang menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap penanganan kasus campak di Klaten. Kasus campak bermula dari dua anak yang terindikasi setelah mengikuti kegiatan di luar daerah.
Pemerintah Kabupaten Klaten telah melakukan screening terhadap sekitar 53.000 anak, dan sekitar 48.000 anak telah menerima vaksinasi. “Alhamdulillah capaian vaksinasi sudah sekitar 90 persen,” kata Mas Hamenang.
Mas Hamenang berharap, melalui upaya vaksinasi masif dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, kasus campak di wilayah Jawa Tengah dapat segera terkendali. Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengikuti program vaksinasi campak.









Komentar