INDONNESIANEWS (Solo)–Pendidikan berbagi sejak dini penting dilakukan agar anak didik memiliki rasa empati kepada sesama khususnya yang kurang mampu selama hidupnya. Hal itu tercermin dari Kegiatan Anak didik berbagi sembako dengan masyarakat sekitar dengan, Tema “Tangan Kecil Berbagi Hati Besar Peduli” di halaman Pos Paud Adik Ceria, Lemah Abang Rt 01 Rw 19, Kadipiro, Banjarsari, Solo, Jumat (13-3-2026) pagi.
Acara itu dihadiri 44 orang penerima bingkisan yang sebagian besar merupakan wanita yang sudah berusia lanjut atau manula. Selain itu hadir juga orang tua para anak-anak PAUD, dan warga sekitar.

Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun itu diawali dengan seremonial sambutan-sambutan. Pertama oleh Ketua penyelenggara, Sri Lestari, S.Pd, lalu Kepala sekolah Pos PAUD Adik Ceria, Sri Handayani, S.Pd dan seorang perwakilan warga.
Mengawali pemberian bingkisan yakni oleh perwakilan orangtua siswa PAUD kepada seorang warga penerima bingkisan, lalu oleh Kepala sekolah Pos PAUD Adik Ceria, Sri Handayani, dan lagi dilanjutkan oleh wali murid siswa. Sejumlah siswa PAUD juga berkesempatan memberikan bingkisan kepada para penerima yang dengan wajah senang menyalami siswa PAUD sebagai bentuk ucapan terima kasih.
Menurut Kepala sekolah Pos PAUD Adik Ceria, Sri Handayani, S.Pd, kegiatan bertema kerohanian itu rutin atau selalu digelar setiap tahun pada bulan suci Ramadhan.

“Pos Paud Adik Ceria berdiri tahun 2009 dan sejak itu pula kegiatan pemberian bingkisan kepada warga kurang mampu yang berasal dari warga sekitar, khususnya di setiap masuknya bulan suci Ramadhan,” ujarnya.
Bingkisan yang diberikan kata dia berasal dari infak anak-anak PAUD Adik Ceria selama bulan Ramadhan, dan hari biasa setiap hari Jumat. “Ini dari hasil infaq anak-anak setiap hari di buka Ramdhan dan hari biasa setiap hari Jumat,” tuturnya.
Ditambahkan dana yang terkumpul juga berasal dari donasi orang tua murid, warga Rt 01 Rw 19, dan warga Rw 18.

Sementara tujuan kegiatan itu kata Sri Handayani lagi yakni untuk melatih anak-anak berbagi kepada orang-orang, orang tua lansia, janda yang membutuhkan, dan agar anak-anak menjadi anak yang soleh dan solehah. “Donasi terkumpul ada 3 juta lebih, ini bisa mencapai 44 sasaran (penerima), lansia dan janda, diberikan sembako dari hasil zakat anak-anak dan warga sekitar kita,” paparnya.
Diharapkan dari kegiatan itu kata dia agar anak-anak menjadi generasi emas yang baik, menjadi anak yang soleh dan solehah. “Menjadi anak yang Soleh dan Solehaj itu utamanya, apakah besok akan menjadi Presiden, menjadi pejabat dan lain sebagainya tapi yang penting itu jadi Soleh dan Solehah,” paparnya. (Oe)








Komentar