oleh

YASPIM Darussalam Klaten Gelar Iftar Dan Doa Bersama 100 Anak Yatim-Piatu

-Ragam-123 views

INDONNESIANEWS (Klaten)–Yayasan Peduli Anak Yatim (YASPIM) Darussalam Klaten, menggelar Iftar & Doa bersama 100 anak Yatim-Piatu di Klaten dan Yogyakarta, di Star Steak Rowo Jombor Klaten, Sabtu (28-2-2026) sore.

Kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa persaudaraan dan kebahagiaan dengan berbagi kepada anak yatim dan piatu itu semakin meriah dengan kehadiran seorang pendongeng boneka, Salman, asal Surakarta.

Acara itu di mulai dengan pembacaan Al-Qur’an, Surah An-Naba’, oleh 7 anak yatim dan piatu putri diatas panggung. Selanjutnya di lanjutkan sambutan dari Ketua Umum YASPIM Darussalam, Tri Subagya.

Kegiatan semakin meriah dengan kemunculan seorang pendongeng boneka asal kota Solo, Salman Tapandu. Selama sekitar 30 menit menghibur anak yatim dengan mendongeng tentang kisah Nabi Sulaman Alaihisalam..

Mendekati waktu berbuka puasa, diisi dengan pemberian bingkisan secara simbolis bingkisan oleh Ketua Umum YASPIM Darussalam, Tri Subagya, kepada 20 anak yatim dan piatu, 10 putra dan 10 putri.

Setelah tanda Berbuka puasa terdengar dilanjutkan berbuka puasa bersama anak yatim  dan piatu. Acara ditutup dengan sholat Maghrib berjamaah.

Ketua Umum YASPIM Darussalam, Tri Subagya, tujuan lain dari kegiatan yang rutin digelar setiap tahun itu yakni untuk meningkatkan tali kekeluargaan antar sesama anak yatim-piatu dan relawan YASPIM Klaten.

Ia berharap dengan kegiatan itu masyarakat lebih bisa berbagi, saling memperhatikan urusan anak yatim dan Piatu. “Jadi mari kita mengabdi pada negeri dengan berbagi, mulai dari diri kita, keluarga dan orang-orang sekitar kita,” ujarnya.

YASPIM Darussalam tambah dia memiliki 10 program utama diantaranya dalam milad YASPIM belum lama ini dengan menghadirkan 500 anak yati dan Piatu berserta orangtuanya, Iftar dan doa bersama di bulan Ramadan saat ini dan santunan bulanan kepada anak yatim dengan mendatangi rumah dengan membawa uang saku/santunan,.

“Kita fleksibel setiap bulan. Jadi kita ngga matok kita kadang tergantung Evan juga kadang kita barengan dengan kegiatan mahrom berkah juga ada ramadhan. Kidang kita ngga pasti (jumlah santunan) kadang 50ribu, 75ribu, 100ribu,” tuturnya. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *