INDONNESIANEWS (Klaten)–Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kecakapan hidup masyarakat, TP PKK Desa Ngawonggo, Kecamatan Ceper, Klaten, melalui Pokja 2 menggelar kegiatan Pelatihan Keterampilan Pemanfaatan Galon Bekas Menjadi Pot Tanaman. Pelatihan ini diselenggarakan di Gedung PKK Desa Ngawonggo, Kamis (26-6-2025) dan diikuti oleh seluruh pengurus TP PKK Desa Ngawonggo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Pokja 2 yang selaras dengan semangat Gelari Pelangi. Sebuah gerakan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan pengelolaan ekonomi di masyarakat. Dengan pelatihan ini, masyarakat juga diharapkan dapat memiliki keterampilan baru yang bermanfaat dan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Dalam sambutannya, Ketua Pokja 2, Listyani Istiqomah, mengatakan bahwa galon bekas dapat disulap menjadi pot tanaman yang indah dan fungsional. “Kita bisa menanam sayuran seperti cabai dan tomat untuk kebutuhan rumah tangga, sehingga dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.
Ketua TP PKK Desa Ngawonggo, Ny. Fitria Noor Hafid, dalam kesempatan sama menekankan bahwa pelatihan ini adalah implementasi nyata dari Gelari Pelangi. “Semoga pelatihan ini dapat menjadikan keluarga lebih berdaya secara ekonomi dan kreatif dalam memanfaatkan barang yang ada di sekitar,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Desa Ngawonggo, Bapak Noor Hafid Kalamullah, S.H., turut hadir dalam kegiatan ini dan memberikan penilaian terhadap hasil karya peserta. Beliau juga menyerahkan hadiah kepada karya terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas para ibu PKK. “Kami berharap pelatihan ini bisa ditularkan ke kelompok PKK di tingkat RW dan RT, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas,” katanya.

Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat Desa Ngawonggo diharapkan dapat lebih kreatif dalam memanfaatkan barang bekas dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. .
Pelatihan ini merupakan langkah awal yang baik dalam upaya menciptakan desa kreatif, ramah lingkungan, dan mandiri secara ekonomi melalui pemberdayaan perempuan dan pemanfaatan limbah rumah tangga.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Ngawonggo dan sekitarnya, serta menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi masyarakatnya.(*/Oe)











Komentar