oleh

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Pemdes Pandeyan Bersama Linmas, dan Mahasiswa KKN UNS Dan UMS Gelar Kerja Bakti

-Ragam-521 views

INDONNESIANEWS (Pandeyan, Boyolali)–Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Pemerintah desa Pandeyan bersama Satuan Linmas, mahasiswa KKN UNS dan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Semarang (UMS), menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan yang ada di desa setempat, Minggu (8-2-2026) pagi. Diantara lokasi yang menjadi sasaran kerja bakti yakni flyover tol Pandeyan.

Menggunakan berbagai alat seperti cangkul, sabit, skop sapu dan lainnya, tim gabungan dari Pemdes Pandeyan, Linmas dan mahasiswa mulai membersihkan flyover tol sebelah selatan. Ditempat itu memang banyak tumbuhan liar yang tumbuh hingga ke badan jalan hingga menyebabkan penyempitan badan jalan.

Hal itu menyebabkan kendaraan yang datang dari kedua sisi harus lebih berhati-hati dan memilih jalan ke tengah yang itu membahayakan sesama pemilik kendaraan roda dua dan empat karena bisa kecelakaan lalulintas.

Tidak mudah untuk membersiakan tempat yang seharusnya menjadi tanggung jawab dari pengelola jalan tol Jaringan Solo Ngawi (JSN) dan Pemkab Boyolali, sabab banyak kendaraan dari kedua arah yang melintas sehingga dibutuhkan kehati-hatian ekstra. Walhasil diantara mereka kadang harus bertindak sebagai pengatur lalulintas di saat ada yang sedang menyingkirkan rumput dan tanaman liar yang keberadaannya membahayakan dan merusak pandangan pengguna jalan yang melintas.

Setelah bekerja keras selama sekitar 1 jam kondisi badan jalan flyover Pandeyan, mulai lumayan bersih dari tumbuhan atau tanaman pengganggu.

Menurut Kades Pandeyan, Dwi Purboyono, SH., MH, tujuan dari kerja bakti itu yakni agar desa bersih, dan menyambut Ramadhan agar hati dan jiwa yang juga bersih, sehingga saat menjalankan ibadah puasa bisa khusuk.

Sementara yang dibersihkan kata dia mulai Pemdes Pandeyan hingga ke selatan, yang menjadi pintu masuk menuju desa Pandeyan. “Harapannya ketika jalannya sudah bersih agar masyarakat bisa menjaga lingkungan, khususnya bagi yang biasa membuang sampai di bibir jalan, tolong buanglah sampai pada tempatnya,” ujarnya.

Sementara koordinator mahasiswa KKN UNS yakni Cahyo Ferdi Andriyanto mengatakan membersihkan lingkungan adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih, kita dapat mengurangi penyebaran penyakit dan membuat udara lebih segar.

“Kebersihan adalah sebagian dari iman”. Sehingga kata dia membersihkan lingkungan bukan hanya tentang menjaga kebersihan, tapi juga tentang menjaga keimanan kita. “Membersihkan lingkungan juga dapat mengurangi polusi yang dapat merusak ekosistem. Sampah dan polusi dapat membunuh satwa liar dan merusak keseimbangan alam,” ujarnya.

“Seperti pepatah Tangan yang bersih, hati yang suci”, tambah dia membersihkan lingkungan bukan hanya tentang membersihkan tangan, tapi juga tentang membersihkan hati kita dari kebencian dan kejahatan,” tuturnya.

“Dengan membersihkan lingkungan, kita dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan. Kita harus bekerja sama untuk menjaga lingkungan kita tetap bersih dan sehat. Membersihkan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita jaga lingkungan kita tetap bersih dan sehat untuk generasi kita dan generasi selanjutnya,” tutupnya. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *