INDONNESIANEWS (Sragen)–Puluhan prajurit dari Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) yang bermarkas di Semarang tiba di Kabupaten Sragen untuk bergabung dalam Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen.
Kehadiran mereka bukan untuk menjalankan operasi tempur, melainkan mendukung percepatan pembangunan di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang.
Sebanyak 15 personel Arhanud langsung diterjunkan ke lokasi sasaran, khususnya pada pekerjaan cor blok jalan. Selama 30 hari ke depan, para prajurit akan meninggalkan peralatan tempur dan beralih menggunakan alat kerja seperti cangkul, cetok, linggis, hingga gerobak sorong.
Komandan peleton (Danton) Satgas TMMD, Letda Arh Jelang Abrianto mengatakan, keikutsertaan personel Arhanud merupakan perintah dari komando atas untuk mendukung program TMMD di wilayah Sragen.
“Seluruh anggota kami harapkan siap lahir dan batin untuk mendukung serta menyukseskan kegiatan ini. Kami akan bekerja maksimal agar kehadiran kami memberi manfaat bagi masyarakat Desa Puro,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, personel Satgas dibagi menjadi beberapa kelompok kerja, di antaranya pembangunan talud, pengecoran jalan, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).
Menurutnya, TMMD merupakan program TNI Angkatan Darat yang bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah yang masih tertinggal dan sulit dijangkau.
“Melalui TMMD, TNI hadir untuk membantu kesulitan masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga,” pungkasnya. (Bud)








Komentar