INDONNESIANEWS (Klaten)–Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi menyampaikan pengantar RAPBD Kabupaten Klaten Tahun Anggaran 2027 dan Raperda Perubahan Perda Pelayanan Kesehatan dalam Rapat Paripurna DPRD Klaten, Kamis (22-10-2026).
Mbak Linda menjelaskan penyusunan RAPBD 2027 berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Tengah dengan mempertimbangkan kondisi yang berkembang.
Prospek perekonomian Klaten pada 2027 diharapkan terus tumbuh positif melalui penguatan sektor unggulan seperti pertanian, industri, dan pariwisata yang diharapkan mampu mendukung sasaran makro pembangunan daerah.
Arah kebijakan tersebut dirumuskan untuk mencapai tema pembangunan 2027 yaitu Akselerasi Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Perwujudan kemandirian daerah diarahkan pada optimalisasi sektor unggulan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan investasi daerah sesuai prioritas pembangunan.
Prioritas pembangunan Klaten tahun 2027 meliputi peningkatan akses mutu pendidikan kesehatan dan perlindungan sosial, kemudahan berusaha dan investasi, modernisasi infrastruktur, penguatan inovasi dan riset daerah, serta pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah.
Penyusunan RAPBD 2027 diharapkan dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah sekaligus menjawab isu strategis dan permasalahan yang dihadapi Kabupaten Klaten.
Selain RAPBD, Mbak Linda juga menyampaikan pengantar Raperda Perubahan atas Perda Nomor 13 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan yang dinilai sudah tidak sepenuhnya relevan dengan perkembangan penyelenggaraan kesehatan di daerah.
Menurutnya kesehatan merupakan hak asasi manusia yang harus diwujudkan sesuai amanat Pancasila dan UUD 1945 melalui pelayanan yang berlandaskan pemerataan, nondiskriminasi, partisipasi, dan keberlanjutan.
Melalui kedua rancangan tersebut diharapkan menjadi bahan masukan bagi DPRD untuk pembahasan selanjutnya serta menjadi landasan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Klaten. (*/Oe)








Komentar