oleh

PKK Desa Pandeyan Hadirkan Prof Sumani Dalam Tema “Cintailah Lingkunganmu Menuju Gaya Hidup Berkelanjutan”

-Ragam-189 views

INDONNESIANEWS (Boyolali)–Ibu adalah kunci utama dalam mendidik anak-anak. Peran ibu di rumah sangat besar dalam membentuk karakter anak. Biopori adalah salah satu cara untuk mengajarkan anak menjaga lingkungan, seperti yang tercantum dalam mars PKK “Jagalah lingkungan” dan program PKK tentang pengelolaan lingkungan.

Biopori adalah lubang resapan air yang dibuat di tanah untuk mengurangi genangan air dan meningkatkan resapan air ke dalam tanah. Biasanya dibuat dengan cara menggali lubang di tanah dan mengisinya dengan bahan-bahan seperti kerikil, pasir, atau kompos. Biopori membantu mengurangi banjir dan meningkatkan ketersediaan air tanah.

Jadi, Biopori penting untuk diajarkan kepada anak-anak, meskipun terlihat sepele. Hal itu disampaikan Guru Besar Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Dr. Ir. Sumani, M.Si, dalam pertemuan rutin TP PKK dengan tema “Cintailah Lingkunganmu Menuju Gaya Hidup Berkelanjutan, di Gedung Serba guna desa Pandeyan, Selasa (10-2-2026) sore.

Menurut Dosen Pertanian Program studi Ilmu Tanah UNS ini, sesuai tema yang dibahas dalam pertemuan TP PKK, kalau cinta (lingkungan) merawat sebaliknya kalau tidak cinta tidak peduli atau cuek. “Kita mencintai lingkungan pasti kita akan berupaya untuk menjaga, merawatnya supaya kunfu dari lingkungan. Peran lingkungan berkelanjutan sampai ke anak cucu kita” ujar Prof Sumani.

Sehingga topik atau subyek yang lebih spesifik (sub tema) dari tena kajian tambah dia adalah pengelolaan sampah, baik sampah organik maupun anorganik, kemudian konservasi air, penghijauan dan kebersihan lingkungan. Biopori bisa mencakup 4 sub tema tersebut.

Mengapa Biopori penting kata Prof Sumani lagi pertama sumber air untuk kehidupan manusia itu terutama dari dalam tanah. “Jadi biopori itu salah satu bentuk kegiatan untuk membantu meningkatkan resapan air di dalam tanah, air meresap ke dalam tanah akan turun sampai ke muka air tanah yang dimanfaatkan manusia melalui sumur,” tuturnya.

“Air tanah yang asalnya dari resapan air dari permukaan tanah yang masuk kedalam tanah. Ini perlu kita jaga agar ketersediaan air didalam tanah tetap bisa mendukung kehidupan manusia sebagai sumber air” paparnya.

Saat ini kata Prof Sumani tanah yang fungsinya antara lain meresapkan air di waktu hujan sudah tertutup oleh bangunan, aspal jalan atau paving jalan sehingga resapan air di dalam tanah sudah banyak berkurang, sehingga harus dibantu resapannya antara lain melalui biopori. Meskipun resapan air didalam tanah itu tidak hanya biopori, yang lebih besar itu sumur resapan.

Karena itu Prof Sumani berharap semua pihak melakukan konservasi atau pelestarian air supaya air yang jatuh di permukaan tanah tidak hilang begitu saja, masuk ke selokan ke sungai ke laut tapi banyak yang diresepkan didalam tanah untuk menjadi cadangan air tanah yang bisa menjadi sumber air bagi kehidupan manusia.

Sebelum Ketua TP PKK Pandeyan, Hana Rini Hastuti, SH, mengajak ibu-ibu TP PKK untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Sebab dengan cinta lingkungan, dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.

Menurut dia, semua warga memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan. Dari hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, hingga kegiatan besar seperti penghijauan dan konservasi air. “Lingkungan yang bersih adalah cerminan hati yang suci. Mari kita jaga lingkungan kita, karena lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita semua,”ujarnya. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *