INDONNESIANEWS (Klaten)-&Memperingati Hari Wayang Dunia, Pemerintah Desa Ngawonggo, Kecamatan Ceper, Klaten, mengadakan serangkaian kegiatan budaya menarik! Sabtu (22-11-2025), mereka menggelar _Pengenalan Wayang Ngawonggo dan Pentas Kesenian_ untuk siswa TK, SD, MI, serta _Pagelaran Wayang Kulit Enam Dalang Ngawonggo_.
Pagi itu, lebih dari 800 siswa dari Ngawonggo memadati lapangan desa, disuguhi pengenalan wayang langsung oleh dalang lokal. Anak-anak berbakat unjuk gigi mendalang, bahkan ada yang menari menambah seru
Kades Ngawonggo bilang, tujuan acara ini adalah _melestarikan budaya_ dan mengenalkan wayang sebagai _guru kehidupan_ ke generasi muda. “Nilai-nilai luhur di balik wayang bisa jadi inspirasi,” katanya.
Siswa-siswi antusias, belajar sambil bermain—tanya jawab seputar tokoh wayang, mitos, dan pesan moralnya. Ada penampilan troup tari kreasi, makin meriah!
“Dengan wayang, kita ajak anak-anak cintai akar budaya, lawan gempuran konten asing,” tambah Kades dengan senyum.
Malam harinya, _Pagelaran Wayang Kulit Enam Dalang Ngawonggo_ digelar spektakuler! Enam dalang lokal unjuk skill, lakon-lakon klasik membius penonton. “Wayang bukan sekadar seni, tapi warisan jiwa bangsa,” kata Noor Hafid Kalamullah lagi.
Kades Ngawonggo menegaskan, “Pentas wayang ini bukti nyata kita jaga tradisi, harapan kami generasi muda makin paham dan cinta wayang.”(Oe)













Komentar