oleh

Musrenbang Ceper: Warga dan Pemerintah Sepakati Arah Pembangunan

-Daerah-496 views

INDONNESIANEWS (Klaten)–
Pemerintah Kecamatan Ceper, Klaten, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Griya Mbah Lurah, Desa Pokak, Kamis (5-2-2026). Acara ini bertujuan untuk menyepakati arah pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga,

Hadir dalam acara itu anggota DPRD Klaten, Haryanto, S.Pd, Camat Ceper, Supardiyono, dan sejumlah kepala dinas di Klaten. Mereka membahas berbagai isu, termasuk alokasi Dana Desa tahun 2026 yang mengalami penurunan karena dana perimbangan dari pemerintah pusat.

Haryanto menjelaskan bahwa penurunan dana perimbangan berdampak pada besaran Dana Desa, sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, pemerintah daerah dan DPRD terus berupaya agar alokasi Dana Desa tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya.

Dewan dan pemerintah daerah telah melakukan pembahasan intensif untuk mencari potensi pendapatan lain yang memungkinkan penyesuaian anggaran melalui Perubahan APBD 2026. Haryanto juga menekankan pentingnya kualitas pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan irigasi.

Pembangunan harus merata, berkelanjutan, dan bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jalan yang baik dan irigasi yang lancar sangat penting, apalagi untuk mendukung ketahanan pangan.

Camat Ceper, Supardiyono, mengatakan setiap desa diberikan kesempatan mengusulkan dua prioritas pembangunan, yakni satu di bidang ekonomi dan satu di bidang infrastruktur. Dari 18 desa, terkumpul 36 usulan yang kemudian dibahas secara berjenjang.

Usulan desa dibahas oleh delegasi yang terdiri dari unsur pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, serta unsur perempuan dari PKK. Dari sana kemudian disepakati lima usulan bidang ekonomi dan lima usulan bidang infrastruktur untuk dibawa ke Musrenbang tingkat kabupaten.

Proses penentuan prioritas dilakukan secara objektif dengan sistem pembobotan berdasarkan lima indikator penilaian. Keputusan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan dan urgensi masing-masing desa.

Supardiyono juga menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan terus berupaya menindaklanjuti aspirasi warga, termasuk terkait penerangan jalan umum. Beberapa titik lampu jalan, khususnya di ruas Karangwuni–Pedan, telah kembali menyala.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat terus bersinergi dan mewujudkan pembangunan yang adil, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan warga. (*/Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *