oleh

Mushola Al Hasyimi Ngruki, Gelar Pengajian dan Bukber Terakhir Di Bulan Suci Ramadhan. Banyak Door prize Untuk Jamaah

-Daerah-380 views

INDONNESIANEWS (Solo)–Mushola Al Hasyimi Ngruki, milik mantan Wakil Ketua DPRD Surakarta, Umar Hasyim, di Kampung Jati Baru, desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, menggelar Pengajian dan Bukber terakhir bersama jamaah, di bulan suci Ramadhan 2026, Selasa (17-3-2026) sore

Menariknya diakhir pengajian oleh Ustadz Amar Makruf, seluruh jamaah, selain mendapatkan sajadah mini, juga mendapatkan door prize bagi jamaah yang beruntung.

Sejak pukul 16.30, ratusan jamaah yang berasal dari warga sekitar mulai berdatangan di Mushola Al Hasyimi. Jamaah mulai anak-anak hingga ibu-ibu dan bapak-bapak naik ke lantai 2 Mushola Al Hasyimi, tempat digelarnya acara yang telah menjadi rutinitas setiap tahun tersebut.

Tepat pukul 17.00 WIB, acara dibuka langsung oleh Umar Hasyim, dengan pengajian yang di isi Ketua Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) Solo selatan, Ustadz Amar Makruf dengan tema Orang-orang yang merugi pada 1 Syawal.

Menurut Ustadz Amar Makruf orang yang merugi pada 1 Syawal atau Iedul Fitri adalah mereka yang gagal mendapatkan ampunan Allah meskipun telah melewati bulan Ramadan. Mereka melewatkan kesempatan bertaubat dan kembali kepada Allah.

Selain itu kata Ustadz Amar Makruf yang merugi mereka yang tetap bermaksiat, memutus tali silaturahmi, dan tidak memuliakan orang tua, telah menyia-nyiakan kesempatan emas untuk mendapatkan ampunan. Idul Fitri seharusnya menjadi hari kemenangan, bukan hari kemaksiatan.

“Rugi juga bagi mereka yang lalai dari ibadah wajib dan tidak memanfaatkan waktu Ramadan untuk meningkatkan iman dan takwa,” ujarnya.

Ditambahkan yang merugi di 1 Syawal mereka yang tidak bersyukur atas nikmat Allah dan tidak memperbaiki diri, akan terus terjebak dalam dosa.

“Mereka yang gagal mendapatkan ampunan Allah di Idul Fitri akan kehilangan kesempatan untuk memulai lembaran baru dengan catatan amal yang bersih. Idul Fitri seharusnya menjadi momentum untuk introspeksi dan memperbaiki diri,’ tuturnya.

Jangan sampai kata Ustadz Amar Makruf kita menjadi orang yang merugi di Idul Fitri. “Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk bertaubat, memperbaiki diri, dan meningkatkan iman dan takwa kepada Allah,” tutupnya.

Menjelang waktu berbuka puasa, dilakukan pengundian bagi seluruh jamaah, untuk mendapatkan door prize. Umar Hasyim berkesempatan memberikan hadiah utama berupa tas kepada seorang jamaah wanita dan sarung kepada seorang jamaah laki-laki.

Sementara itu menurut Umar Hasyim, setelah sejak hari pertama masuknya bulan suci Ramadhan 1447-H, di Mushola Al Hasyimi dilakukan Pengajian dan Bukber, maka hari Selasa ini menjadi hari terakhir untuk kegiatan tersebut. Dalam sepekan ada 3 kali Pengajian dan Bukber, Selasa Kamis dan Minggu.

Kegiatan itu kata mantan anggota DPRD Propinsi Jateng dan DPRD Surakarta ini mendapat animo tinggi dari masyarakat yang memenuhi ruangan di Mushola yang berdiri sejak tahun 2005. “Alhamdulillah bahwa pesertanya cukup banyak. Kemudian juga ada beberapa yang sekedar tali asih, dapat bingkisan,” ujarnya.

Selain door prize, tambah dia seluruh jamaah mendapatkan sajadah ukuran mini (kecil). “Dengan hadiah itu agar jamaah yang datang senang, selain kita ada buka bersama,” tuturnya.

Pada H-1 Iedul Fitri kata mantan politikus terkenal ini di Mushola Al Hasyimi akan dilakukan pembagian zakat fitrah, yang berasal dari masyarakat sekitar. “Zakat Fitrah itu akan kita bagikan kepada warga sekitar yang kurang mampu sehingga bisa berbahagia dihari kemenangan Iedul Fitri,” tutupnya. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *