INDONNESIANEWS (Klaten)–Pemerintah Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, meresmikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidowayah sebagai “Pusat Pendidikan Koperasi” yang berorientasi pada pembangunan ekonomi rakyat berbasis keberlanjutan. Acara ini ditandai dengan pemukulan gong dan pengguntingan pita oleh Bupati Klaten, yang diwakili Slamet, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Acara ini dihadiri oleh Ketua KDMP, Hapsoro, Kepala Desa Sidowayah, Mujahid Jaryanto, Camat Polanharjo, dan pejabat lainnya. Hapsoro menyatakan bahwa langkah ini merupakan implementasi nyata Gerakan Koperasi Desa Merah Putih, yang sejalan dengan target nasional untuk memperkuat 80.000 unit koperasi di tingkat desa sebagai tulang punggung ekonomi.
“Inisiatif ini menandai upaya sistematis Kabupaten Klaten untuk mentransformasi koperasi dari perkumpulan tradisional menjadi institusi bisnis profesional dan transparan, dengan kualitas SDM sebagai kunci menuju profesionalisme,” kata Hapsoro. Saat ini, KDMP Sidowayah memiliki 308 anggota terdaftar, dengan iuran pokok Rp50 ribu dan iuran wajib Rp10 ribu per bulan.
Hapsoro menambahkan bahwa saldo sementara KDMP Sidowayah mencapai Rp219,6 juta, termasuk pinjaman modal dari Gapoktan dan BUMDes Sinergi. Produk KDMP meliputi pupuk subsidi, gas 3 kg, dan air minum. Pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan online.
Kepala Desa Sidowayah, Mujahid Jaryanto, dalam kesempatan sama mengatakan bahwa KDMP milik masyarakat, berbeda dengan BUMDes yang milik desa. “Harapannya, KDMP Sidowayah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menguatkan gotong royong, dan saling membantu,” katanya.
Sementara itu Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, dalam sambutan yang dibacakan Slamet, menegaskan bahwa kualitas SDM adalah kunci utama koperasi tangguh. “Deklarasi Pusat Pendidikan Koperasi di Sidowayah komitmen kita bersama. Koperasi harus didukung profesionalisme, akuntabilitas, dan literasi memadai,” ujarnya.
Bupati menambahkan bahwa peluncuran Modul Pendidikan dan Pelatihan Koperasi (KDMP-EDU) menjadi alat utama tata kelola bersih dan adil. Modul ini panduan pengurus dan anggota dalam penguatan tata kelola dan keadilan ekonomi.
KDMP Sidowayah siap menjadi contoh koperasi sukses di Klaten, dengan fokus pada transparansi, akuntabilitas, dan kesejahteraan anggota. Acara diakhiri foto bersama dan penyerahan simbolis. (*/Oe)












Komentar