INDONESIANEWS (Sukoharjo)–Pilkades serentak di 126 desa di Sukoharjo telah memasuki tahap pengambilan formulir hari terakhir, Rabu (30-9-2026). Tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan pendaftaran bagi seluruh calon Kades pada tanggal 1-8 Oktober 2026.
Salah satu yang telah mengambil formulir adalah Sari Sanjaya, 41 tahun. Ibu dua anak ini akan bertarung memperebutkan tampuk kepemimpinan sebagai Kepala Desa di Desa Ponowaren, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, yang pemilihannya digelar 10 Desember 2026.
Ditemui usai pengambilan formulir di Sekretariat Pilkades 2026 Ponowaren, Rabu (30-9-2026), istri anggota DPRD Sukoharjo Didik Dwi Raharjo itu mengaku ingin melanjutkan program suaminya. Suaminya dulu menjabat sebagai Kades Ponowaren namun mengundurkan diri karena terpilih sebagai anggota DPRD Sukoharjo pada tahun 2024.

“Ada visi misi, ada program-program dan cita-cita beliau di bidang pertanian dan pembangunan di berbagai sektor yang mandeg karena terpilih sebagai anggota dewan,” ujarnya.
Sari menambahkan, keinginannya maju bukan murni keinginan pribadi, melainkan karena adanya permintaan dan dukungan warga. Mereka merupakan para pendukung suaminya saat terpilih sebagai Kades Ponowaren di tahun 2018.
Terkait persiapan kontestasi, ibu rumah tangga ini mengaku tidak ada persiapan khusus. “Tidak ada persiapan khusus sebenarnya, cuma mengalir saja. Mengikuti kadernya maunya bagaimana, oke begitu saja ikut saja,” tuturnya.
Meski begitu, ia mengaku selalu hadir di setiap pertemuan warga untuk meminta doa restu dan dukungan. “Paling cuman kalau diundang di pertemuan-pertemuan gitu berangkat, tapi kalau keliling sendiri atas kemauan sendiri belum,” paparnya.
Rencananya, Sari akan mendaftar sebagai calon Kades Ponowaren di hari pertama, Kamis (1-10-2026) pagi dengan didampingi tim sukses. “Insya Allah besok pagi bareng Monev, sebelum Monev atau setelah Monev langsung kesitu (sekretariat pendaftaran) Pilkades 2026 desa Ponowaren,” tutupnya.

Sementara itu calon Kades lainnya Warto Takwanto, mengaku ikut mencalonkan Kades Ponowaren, karena adanya dorongan dari tokoh masyarakat.
Apabila terpilih, kata Warto, ia akan melanjutkan program pemerintah desa Ponowaren, prioritas di bidang pertanian, pendidikan anak, kepemudaan dan seni budaya. “Karena Alhamdulillah seni budaya di Ponowaren itu ada beberapa kesenian Wayang, jaran kepang, Standul itu salah satu kesenian yang ada di desa Ponowaren dan saya akan tetap mempertahankan kesenian yang ada di Ponowaren,” pungkasnya. (Oe)














Komentar