INDONNESIANEWS (Sragen)–Semangat gotong royong terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.
Komandan Koramil 02/Karangmalang, Lettu Arh Ifa Aiwan Kristono, bahkan turun langsung memimpin proses pengerjaan talud dan pengecoran jalan, Kamis (23/04/2026).
Dalam kegiatan tersebut, anggota Satgas TMMD bersama warga menerapkan metode estafet untuk memindahkan material batu dari lokasi penumpukan ke titik pengecoran.
Cara ini dinilai lebih efektif dibandingkan mengangkut secara individu, mengingat ukuran batu yang cukup besar serta jarak yang tidak dekat.
Dengan berdiri berjajar, anggota TNI dan warga saling mengoper batu secara bergantian. Selain mempercepat proses distribusi material, cara ini juga mampu menghemat tenaga serta menjaga ritme kerja tetap stabil.
Lettu Arh Ifa Aiwan Kristono menjelaskan, teknik estafet tidak hanya diterapkan pada pengangkutan batu, tetapi juga untuk material lain seperti pasir dan semen. Hal tersebut dilakukan agar seluruh proses pembangunan berjalan lebih ringan dan efisien.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, namun juga memperkuat kebersamaan antara TNI, Polri, dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi kunci utama dalam menyelesaikan pekerjaan yang cukup berat di lokasi TMMD.
Melalui kebersamaan dan kerja sama yang solid, diharapkan seluruh sasaran pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Puro. (Bud)








Komentar