oleh

Gagrag Keraton Surakarta Menghiasi Bukber di Masjid Syech Zayed

-Ragam-114 views

INDONNESIANEWS (Solo)–Bukber puasa Ramadhan di Masjid Syech Zayed Solo diwarnai hujan, Sabtu (21-2-2026) sore. Namun itu tidak mengurangi animo ribuan masyarakat Solo dan sekitarnya untuk datang, Sabtu (21-2-2026).

Demikian pula hiburan musik islami yang sejak hari pertama puasa ditampilkan di halaman depan masjid itu tetap dihadirkan meskipun terjadi hujan. Kali ini panitia menampilkan hiburan Gagrag Keraton Surakarta.

Penampilan Gagrag Keraton Surakarta ini disambut meriah oleh para jemaah yang hadir. Musik dan tembang Gagrag Keraton Surakarta ini menambah kesyahduan suasana buka puasa bersama di Masjid Syech Zayed Solo.

Suasana hujan tidak mengurangi semangat masyarakat untuk menikmati hiburan dan buka puasa bersama.

Tembang Gagrag Keraton Surakarta adalah salah satu tradisi sastra Jawa yang berasal dari Keraton Surakarta, Jawa Tengah. Gagrag Keraton Surakarta memiliki ciri khas dalam bahasa, gaya, dan struktur tembang yang unik.

Tembang Gagrag Keraton Surakarta biasanya menggunakan bahasa Jawa yang halus dan sopan, dengan struktur tembang yang terdiri dari beberapa bagian, seperti, Gandrung bagian awal tembang yang berisi salam dan puji-pujian kepada Tuhan, Sinden, bagian yang berisi cerita atau pesan moral dan Wangsalan, bagian yang berisi teka-teki atau perumpamaan

Tembang Gagrag Keraton Surakarta biasanya dinyanyikan dengan iringan musik tradisional Jawa, seperti gamelan dan suling.

Beberapa contoh tembang Gagrag Keraton Surakarta yang terkenal adalah Gondrong Ganjur, Sragenan dan Pangkur. Tembang Gagrag Keraton Surakarta memiliki nilai budaya dan sejarah yang tinggi, dan masih dipelajari dan dilestarikan hingga saat ini. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *