INDONNESIANEWS (Klaten)–Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, membuka Festival Gejog Lesung di Desa Barepan, Kecamatan Cawas, Klaten, Sabtu (22-8-2025). Festival yang bertujuan melestarikan budaya itu diikuti 22 peserta dari Kabupaten Klaten.
Setiap peserta memiliki kesempatan untuk tampil selama 10-15 menit, menampilkan kemampuan mereka dalam memainkan gejog lesung dengan diiringi musik dan tarian tradisional. Festival ini dimeriahkan dengan penampilan gejog lesung, sebuah permainan musik tradisional yang menggunakan alat pertanian dari kayu.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyatakan bahwa festival ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan budaya lokal dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya tradisional. “Festival Gejog Lesung ini sangat penting untuk melestarikan budaya kita,” ujarnya.
Dengan adanya festival ini, diharapkan budaya gejog lesung dapat lebih dikenal luas dan menjadi salah satu daya tarik wisata di Klaten. Pemerintah Kabupaten Klaten berkomitmen untuk terus melestarikan dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah.
Festival Gejog Lesung menjadi sarana untuk mengenalkan seni musik tradisional kepada generasi muda dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal. Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan peserta yang menunjukkan kemampuan mereka dalam memainkan gejog lesung.
Camat Cawas, Joko Purwanto, juga hadir dalam acara tersebut dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival ini.
Festival ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya tradisional dan menjadi salah satu upaya untuk melestarikan budaya lokal di Kabupaten Klaten. (Oe)














Komentar